Minggu, 12 Februari 2023

SEMESTER 5 KU

 

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.

Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.

Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.

Yah walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14 minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti malam.

            Dan malam pun tiba.Acara tersebut mulai setelah ba’da Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara dimulai,gua dan teman hadrah mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil menunggu jama’ah dan Ustad datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami lansung berdiri untuk melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua sebagai pembawa acara memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih sangat terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah selesai dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam itu,gua,teman-teman,dan para panitia lainnya membersihkan semua sampah yang berserakan dan menata kondisi surau kembali seperti sediakala.Setelah selesai,gua menghadap kepada ustad selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah selesai semua dan gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal kuliah gua dimulai jam 7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin semuanya mulai dari laptop dan hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya kadang suka banget sarapan pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya gua itu seperti mau muntah atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi itu rasanya lapar banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena sarapan diwaktu pagi itu bagus untuk kesehatan.

 

sebentar lagi liburan panjang dimulai.Ada senangnya namun juga ada sedihnya.Apa yang bikin sedih itulah namanya tugas.Yang lebih parah nya itu karena minggu depan udah masuk UTS.Jujur walaupun gua ga tahu seperti apa UTS di kehidupan kuliah dan gimana bentuknya apalagi media nya daring kek gini.Kalau disuruh pilih enaknya daring apa tatap muka sih gua lebih milih tatap muka lah.Alasannya sih simpel kalau daring itu sama aja kek tugas biasa walaupun lebih dibanyakin dikit la.Cuman dalam hal ini yang gua ga setuju karena tugas nya ngerjain di rumah dan semua orang pasti tau lah kalau hasil kerjaan nya bukan murni dari otak.Kalaupun ada UTS yang soalnya suruh nalar pun itu ga sebanding tetap aja nilainya udah tercemar walaupun secara sekarang hal itu udah lazim di lungkungan pejuang online.Hal yang wajar berikutnya pasti nilai nya pada sama minimal beda dikit lah.Mudah-mudahan korona ini cepat hilang dan pembelajaran bisa dilakukan tanpa ada alasan sinyal hilang,kouta sekarat,izin pake filter demam wkwkw dan lain-lain.

Baiklah sekarang gua akan ceritain kisah gua.Bukan kisah sih lebih ke impian gue.Salah satu impian gua yaitu menjadi seorang anak yang tidak lagi merepotkan kedua orang tuanya.Terlebih lagi gua sebagai anak laki-laki yang bungsu harusnya bisa memberikan yang lebih baik daripada apa yang kakak abang gua lakukan.Dari 4 saudara,gua memiliki 2 orang kakak laki-laki atau biasa gua sebut abang dan 1 kakak perempuan gua.Semua kakak dan abang gua sudah melewati fase sekolah dan semua nya pun udah punya kerjaan masing-masing.Jenjang antara umur gua dengan abang gua yang merupakan anak ketiga dari keluarga saja lumayan jauh.

Jaraknya sekitar 4/5 tahun-an.Kehidupan gua  memang sedikit berbeda dari kakak abang gua.Bisa dibilang gua terlalu dimanja oleh orang tua gua sampai bahkan kakak maupun abang gua biasanya iri dan kesal ama sikap gua juga yang terlalu manja.Hal yang menjadi perbedaan selanjutnya adalah gua sudah punya sepeda saat Smp.Hal itu merupakan pemberian termahal bagiku yang tak diberikan ke meraka saat mereka smp.Saat masuk Sma gua udah punya hp,berbeda dengan mereka yang baru punya hp saat kerja.Hal itulah yang membuat gua merasa seakan-akan gua itu ga berguna bagi keluarga ini.

Dokumen merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan, gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk tulisan rnisalnya catatan harian, sejarah kehidupan (life histories), ceritera, biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto, gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya rnisalnya karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain. Studi dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan met ode observasi dan wawancara dalam penelitian kualitatif. Dalam hal dokumen Bogdan menyatakan "In most tradition of qualitative research, the phrase personal document is used broadly to refer to any first person narrative produced by an individual which describes his or her own actions, experience and belief' Basil penelitian dari observasi atau wawancara, akan lebih kredibell dapat dipercaya kalau didukung oleh sejarah pribadi kehidupan di masa kecil, di sekolah, di tempat kerja, di masyarakat, dan autobiografi. Publish autobiographies provide a readiley available source of data for the discerning qualitative research (Bogdan). Hasil penelitian juga akan semakin kredibel apabila didukung oleh foto-foto atau karya tulis akademik dan seni yang telah ada. Photographs provide strikingly descriptive data, are often used to understant the subjective and is product arefrequeltly analyzed inductive. Tetapi perlu dicermati bahwa tidak semua dokumen memiliki kredibilitas yang tinggi. Sebagai contoh banyak foto yang tidak mencerrninkan keadaan aslinya, karena foto dibuat untuk kepentingan tertentu. Demikian juga autobiografi yang ditulis untuk dirinya sendiri, sering subyektif.

Gua jadi pemalas karena sering di manja.Semua kegiatan baik dapur,kemas-kemas rumah dan lain-lain lebih dikerjakan oleh orang tua gua.Mereka sudah sering menyuruh gua namun gua malas melakukannya dan lagi gua orangnya pemarah dan hal itu yang selalu gua sesali sampai saat ini.Gua selalu saja mengeluh soal diri ini namun tidak ada satupun yang dapat gua ubah.Sifat malas yang menjadi masalah nomor satu dan kebiasaan ku yang tak berubah-ubah tidak ada yang gua perbaiki malah semakin serasa gua ini ga punya kehidupan selain main game,makan dan tidur.Itu-itu dan itu yang tidak pernah berubah dari diri ini.Wkkwkw gua jadi curhat kaya gini,yah mau bagaimana lagi memang inilah fakta yang ga akan berubah sampai kapanpun kalau tidak ada tindakan yang pasti walaupun niat sudah ada.Niat namun ga berbuat sama saja seperti menghitung pasir di pantai.Ga selesai-selesai.

 

Di Madrasah itu juga aku mulai perlahan goyah dari prinsip yang aku jalani selama ini.Aku mengenal sesosok wanita yang kriterianya sangat aku idamkan untuk menjadi pasangan kelak ku.Kami awalnya hanya berteman biasa,namun itu berubah saat menuju fase akhir di semester itu.Aku mempunyai cara untuk berteman,semua temanku kuperlakukan dengan cara yang sama yah dari cara berbicara.Mau itu laki-laki ataupun perempuan aku tetap berbicara dengan mereka seperti biasanya.Namun kali ini berbeda jika aku berbicara dengannya.Dia itu suka dengar komedi dan lawakan yang aku buat padahal teman-teman yang telah kenal sama aku malah nganggap aku itu tidak lucu.Yah antara humornya dia receh atau gimana aku tidak tahu,yang penting dia suka dengar aku ngelawak.Selain dia juga sering curhat,paling sering sih masalah agama karena memang walaupun aku belum tahu tapi untuk pertanyaannya itu lebih ke dasar-dasar pemahaman dan alhamdulillah aku dapat menjawab beberapa pertanyaanya..

Makin lama,aku jadi lebih sering ngechat dia dibandingkan dengan hanya iseng di grup kelas aku.Semakin larut,makin larut hingga aku lupa bahwa aku telah melanggar prinsip ku sendiri.Begitu bodohnya aku yang terhasut karena nafsu dan janji-janji yang aku tahu bahwa hampir mustahil aku bisa menepatinya.Akan tetapi karena nafsu dan setan yang telah membuatku buta sampai membuat janji itu.Hal yang aku sesali selama ini,hampir menghancurkan prinsip utama dan telah menghancurkan prinsip alamku sebagai seorang laki-laki.

 

Hari pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya Pontianak-Kubu Raya.

Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk pesantren.Yah karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang penceramah,ustad,Syekh dan lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat mondok.Tapi karena aku nya yang tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu emang lagi menipis jadi aku masuk smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat dengan rumah.Aku dulu itu pergi kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake motor kalau orang tua ama kakak lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah aku sedikit mengetahui apa itu nakal yang sesungguhnya.Yah di SD kan aku cuman tau main,belajar dan yah panjang lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena waktu itu emang aku lagi rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang sekarang wkwkwk.Eskul yang aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang ketiga pramuka dan yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari jepang).Dari keempat eskul itu pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin kalau menurut aku ya,soalnya mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak semeriah di sekolah lain atau emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung sih.Selanjutnya sih kalau yang paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya setahun lebih tapi pengalaman dan kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku suka walaupun kempo tetap number 1 bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan eskul yang paling lama yang aku ikutin yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang katanya sudah tidak diperbolehkan untuk mengikuti eskul untuk persiapan UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih tepatnya disarankan untuk pensi gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu pembimbingnya sekaligus guru agama ku di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun 3 mereka hebat banget menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah langsung di tegur dan lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang hapalan,cara menjadi penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan lain-lain(perasaan kata ini keluar terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).

            Ada hal yang unik dari sekolahku,mulai dari bangunan,jalan hingga kisah-kisah mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku ini tepat berada di dalam sebuah gang,disamping gang ada kantor polisi,di seberang gang ada puskesmas,didekatnya lagi ada makam dan ga jauh dari bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di depan gang juga ada pangkalan angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang pulang.Terdapat juga kisah mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di ceritain.Oke jadi aku ambil cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2 wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya menyengat tapi ga ad cerita aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang sengaja dikunci yang katanya disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci deh dan katanya aura nya bikin merinding huh.

aku bingung mau ngomongin apa nih.Oh aku mau cerita soal kisah Di kompleks perusahaan tempat tinggalku dulu aja ya.Ceritanya lumayan horor sih menurut gua karena yang bisa gua kenang disana cuman mimpi buruk,cerita tetangga liat pocong dll.Ya mungkin karena disana hutan dan rumah besebrangan.Bingung gua mau mulai dari mana,awalnya sih gua sering banget mimpi buruk waktu tinggal disana.Mulai dari dikejar kunti,di jumpscare pocong sampai nemuin genderuwo.Orang tuaku khsusnya ibu paling sering kedapatan ngelihat setan.Aku juga ga tau apakah emang setan itu suka ganggu ibu gua atau ibu emang memiliki indra keenam.Ada beberapa kejadian yang menurut gua itu ga akan hilang di pikiran gua.Pertama,waktu itu gua pernah ngalamin mimpi buruk yang sangat gue takutin hingga saat ini,saking takutnya gua waktu itu gua sempat demam tinggi.Anehnya waktu malam itu ayahku terkejut mendengar suara anak kecil yang sedang main di luar.Lebih terkejutnya lagi yang ayahku liat diluar itu adalah aku yang sedang bermain kelereng sendiri namun seakan-akan ada orang yang bermain denganku pada malam itu.Ayahku pun heran padahal waktu itu pintu rumah terkunci rapat.Ayahku langsung menuju ke kamar,dan aku masih tertidur di kamar.Melihat hal ghoib itu besoknya aku dan ayahku pergi ke tempat orang pintar(dukun).Karena waktu itu ilmu agama orang tua ku belum kuat dan sulit sekali mencari peruqyah pada saat itu jadi mereka masih mempercayai hal tersebut.Pada saat diriku diterawang,kata dukun itu ada sekelompok makhluk ghoib yang terlihat pada waktu itu.Katanya waktu kejadian aku bermain di luar itu adalah sesosok tuyul dan orang yang ada di sampingnya merupakan penunggu di kompleks itu.Sangat besar dan biasanya disebut genderuwo.

Kejadian horor berikutnya dialami oleh bibi ku yang sudah sejak lama diganggu makhluk halus.Waktu itu bibiku datang ke rumah untuk membahas soal gaib sekaligus minta tolong kepada ayahku(dulu ayahku pernah sedikit belajar di dunia perdukunan).Setelah berbincang banyak hal,bibi ku tiba-tiba dirasuki jin.Aku yang waktu itu dengan kakakku yang sedang asyik menonton tv langsung dan berlari ke arah dapur setelah mendengar suara entah itu tangisan atau tertawa pokoknya suara itu bergema sampai ujung kompleks.Bahkan anak kecil yang tadi nya bermain di ujung komplek itu ketakutan dan ada yang menangis.Setelah sekitar 1 jam-an.Ayahku yang sendirian mennghadapi bibiku yang sedang kerasukan itu(setahuku ayahku membaca doa-doa pengusir setan dan menyemburkan air yang sudah di bacakan),namun hal itu tak kunjung selesai.Kemudian ayahku memerintahkan paman dan abang ku untuk memanggil dukun.Tak lama kemudian dukun tersebut datang dan lansung mengambil alih serta menenangkan suasana di kompleks yang sudah tau akan hal itu.

Dari sekian banyak hal-hal horor yang aku alamin cuman 2 kejadian itu yang sangat membekas di pikiran ku itu.Setelah pindah rumah,aku dan keluargaku sudah jarang mendengar hal-hal gaib kecuali pada awal-awal pindah itu saja karena rumah yang di beli orang tua ku dengan harga sangat murah dulu juga dikenal sebagai rumah yang cukup terkenal angker dikalangan masyarakat setempat.

Lanjut tentang rumahku yang dulunya angker.Sebelumnya aku tinggal di kompleks perusahaan tempat ayahku dulu bekerja.Karena sudah hampir pensiun,orang tuaku mencari rumah baru yang murah dan letaknya tidak jauh dari perusahaan sebab ayahku masih bisa bekerja hingga 4 tahun ke depan.Alhamdulillah dapat juga rumah yang diharapkan orang tuaku.Rumah itu terletak di jln Adisucipto gg Nur.Harga rumah tersebut sempat membuat orang tuaku tercengang karena rumah itu memiliki halaman yang mampu menampung 2 mobil dan 2 motor.Bukan hanya itu saja,terdapat 3 lantai dan bagian luar serta dapurnya sudah disemen.Harganya cuman 35 juta,waw kata orang tuaku.



Dulu aku memiliki seorang nenek(orang tua ibuku).Aku tidak memiliki banyak kenangan dengannya karena beliau telah menghembuskan nafas terakhir waktu aku masih menginjak kelas 2 Sekolah Dasar.Sebenarnya bisa saja aku tahu sifat nenek itu seperti apa karena anak-anak beliau yang berjumlah 7 itu termasuk ibu ku yang merupakan anak pertama dan paling tahu sifat nenek itu seperti apa.Alasan utama aku tidak memiliki kenangan dengannya karena waktu aku dilahirkan hingga sudah bersekolah,nenek ku sakit dan terus dipandu oleh keluarga karena sudah tidak bisa menjalani hidup dengan normal(stroke).

Pada saat beliau meninggal,seluruh keluargaku baik anak-anaknya hingga cucunya sendiri kecuali aku menangis rintih seperti kehilangan suatu sosok yang paling berharga.Aku waktu itu tidak tahu seperti apa nenekku itu,mungkinkah beliau sangat baik dan berjasa sama keluarga ku atau ada sifat yang membuatku penasaran. Aku mencoba bertanya kepada ibu ku seperti apa nenek waktu dulu.Setelah aku ibu ku mengisahkan tentang masa lalu nenek, saat itulah aku yang sudah beranjak di kelas 3 smp itu mengeluarkan air mata.Andai saja aku lebih tau sifat nenek waktu itu aku pasti sudah menjerit karena hebatnya beliau.

nenekmu itu dulu menurot emak udah cantek,ramah,sayang same anak. Datok dulu tuh paling tegas same anak e lebeh dari sekedar garang.adek adek mamak dulu tu sering kenak marah,tapi mamak yang paling sering soalnye mamak anak yang pertame jadi haros kuat.Mamak tu kesal gak kenak marah teros tapi kesal mamak tu lah yang ilang karne nenek kau. Nenek tu paling ndak bise liat anaknye kenak marah.Tiap mamak kenak marah nenek langsung peluk,buatkan makanan kesukaan mamak same yang selalu merhatikan mamak ketike datok kau udah kelewatan batas.Waktu mamak mau nikah dulu ngan bapak kau,neneklah yang paling sibok dan paling semangat waktu itu.Yang paling mamak suke dari sifat nenek tu pas waktu mamak begadoh ngan bapak kau mamak waktu itu sempat pulang ke rumah nenek biase lah curhat.Tapi nenek kau langsong bilang ke emak jangan pernah nak ceritekan atau bawak-bawak masalah rumah tangga ke nenek, nenek tak maok ikot campor karne malah tambah kerok nanti masalah e.Nenek kau langsung bilang nanti emak doekan yang terbaek untuk rumah tangga kau,kau pon janganlah ngeloh teros,bukan sakinah ma wadah warohmah la kalau kau ngeloh ke emak teros,islam tak ngajarkan kayak gitu,banyak je bedoe biar masalahnye cepat sesai,cayak yak sme emak.”

Setelah itu aku tahu bahwa nenekku itu memang orang tua yang terbaik untuk anak-anaknya.Beliau mampu bertahan dan membuat anak-anaknya sangat menyayanginya dan mereka semua sukses berkatnya.Selalu tersenyum bahkan saat beliau wafat pun aku melihat senyuman yang membuatku menangis saat aku mengingatnya.

Sebenarnya aku juga tidak memiliki kenangan dengan nenek dari ayahku bahkan tidak pernah aku melihat wajah nenekku karena sudah meninggal sejak ayahku dulu dilahirkan.Padahal aku ingin sekali tahu seperti apa nenek dari ayahku dulu.Seperti apa beliau,apakah sehebat ibu dari ibuku atau bahkan lebih menarik lagi.Ntah kenapa aku ingin sekali melihat masa lalu mereka,mungkin karena aku suka dengan yang namanya kenangan yang mengisi diary ku ini.

 

Minggu, 18 September 2022

SEMESTER 4

 

Pengalaman di SEM 4

Baiklah sekarang gua akan ceritain kisah gua.Bukan kisah sih lebih ke impian gue.Salah satu impian gua yaitu menjadi seorang anak yang tidak lagi merepotkan kedua orang tuanya.Terlebih lagi gua sebagai anak laki-laki yang bungsu harusnya bisa memberikan yang lebih baik daripada apa yang kakak abang gua lakukan.Dari 4 saudara,gua memiliki 2 orang kakak laki-laki atau biasa gua sebut abang dan 1 kakak perempuan gua.Semua kakak dan abang gua sudah melewati fase sekolah dan semua nya pun udah punya kerjaan masing-masing.Jenjang antara umur gua dengan abang gua yang merupakan anak ketiga dari keluarga saja lumayan jauh.

Jaraknya sekitar 4/5 tahun-an.Kehidupan gua  memang sedikit berbeda dari kakak abang gua.Bisa dibilang gua terlalu dimanja oleh orang tua gua sampai bahkan kakak maupun abang gua biasanya iri dan kesal ama sikap gua juga yang terlalu manja.Hal yang menjadi perbedaan selanjutnya adalah gua sudah punya sepeda saat Smp.Hal itu merupakan pemberian termahal bagiku yang tak diberikan ke meraka saat mereka smp.Saat masuk Sma gua udah punya hp,berbeda dengan mereka yang baru punya hp saat kerja.Hal itulah yang membuat gua merasa seakan-akan gua itu ga berguna bagi keluarga ini.

Gua jadi pemalas karena sering di manja.Semua kegiatan baik dapur,kemas-kemas rumah dan lain-lain lebih dikerjakan oleh orang tua gua.Mereka sudah sering menyuruh gua namun gua malas melakukannya dan lagi gua orangnya pemarah dan hal itu yang selalu gua sesali sampai saat ini.Gua selalu saja mengeluh soal diri ini namun tidak ada satupun yang dapat gua ubah.Sifat malas yang menjadi masalah nomor satu dan kebiasaan ku yang tak berubah-ubah tidak ada yang gua perbaiki malah semakin serasa gua ini ga punya kehidupan selain main game,makan dan tidur.Itu-itu dan itu yang tidak pernah berubah dari diri ini.Wkkwkw gua jadi curhat kaya gini,yah mau bagaimana lagi memang inilah fakta yang ga akan berubah sampai kapanpun kalau tidak ada tindakan yang pasti walaupun niat sudah ada.Niat namun ga berbuat sama saja seperti menghitung pasir di pantai.Ga selesai-selesai.

Aku hidup di daerah atau tempat yang memang tidak pernah ada kejadian-kejadian nakal alias tempat yang tidak mengenal pergaulan bebas.Aku sempat berfikir waktu aku sekolah di jenjang smp,kenapa teman-temanku waktu smp dulu sudah mengenal yang namanya cinta.Yah pastinya aku waktu itu masih kelas 7 dan belum mimpi basah jadinya aku berfikiran seperti itu.

Sampai pada waktunya aku mengalami pubertas pertamaku pada kelas 8 dan aku mulai menyukai satu perempuan yang ada di kelas ku itu. Walaupun begitu aku tidak ingin melakukan hal seperti teman ku yaitu pacaran dengannya.Awalnya aku berfikir jika pacaran itu adalah hal yang merusak pertemanan sampai akhirnya aku sadar setelah mendengar ceramah tentang bahayanya pacaran dalam islam.

“Dan janganlah kau dekati zina,sesungguhnya zina itu adalah perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk(Al-Isra ayat 32)”

Setelah mendengar ayat tersebut dan memahaminya berkat ceramah yang aku dengar,aku pun sudah membulatkan prinsip ku bahwa aku tidak ingin berpacaran hingga aku mendapatkan pasangan yang sah.Walaupun dalil tersebut sudah jelas dan memiliki sebuah dosa dan dampak yang berbahaya bagi pelakunya sendiri namun dari smp sampai ke Madrasah Aliyah yang kuanggap tempat dimana aku bisa berkumpul dengan orang yang sama dengan prinsip ku ini pun sama halnya dengan sekolah-sekolah pada umumnya.Bahkan aku tak menduga bahwa hampir separuh teman sekelasku sudah pernah dan ada yang masih berpacaran hingga saat aku keluar dari Madrasah.

Di Madrasah itu juga aku mulai perlahan goyah dari prinsip yang aku jalani selama ini.Aku mengenal sesosok wanita yang kriterianya sangat aku idamkan untuk menjadi pasangan kelak ku.Kami awalnya hanya berteman biasa,namun itu berubah saat menuju fase akhir di semester itu.Aku mempunyai cara untuk berteman,semua temanku kuperlakukan dengan cara yang sama yah dari cara berbicara.Mau itu laki-laki ataupun perempuan aku tetap berbicara dengan mereka seperti biasanya.Namun kali ini berbeda jika aku berbicara dengannya.Dia itu suka dengar komedi dan lawakan yang aku buat padahal teman-teman yang telah kenal sama aku malah nganggap aku itu tidak lucu.Yah antara humornya dia receh atau gimana aku tidak tahu,yang penting dia suka dengar aku ngelawak.Selain dia juga sering curhat,paling sering sih masalah agama karena memang walaupun aku belum tahu tapi untuk pertanyaannya itu lebih ke dasar-dasar pemahaman dan alhamdulillah aku dapat menjawab beberapa pertanyaanya..

Makin lama,aku jadi lebih sering ngechat dia dibandingkan dengan hanya iseng di grup kelas aku.Semakin larut,makin larut hingga aku lupa bahwa aku telah melanggar prinsip ku sendiri.Begitu bodohnya aku yang terhasut karena nafsu dan janji-janji yang aku tahu bahwa hampir mustahil aku bisa menepatinya.Akan tetapi karena nafsu dan setan yang telah membuatku buta sampai membuat janji itu.Hal yang aku sesali selama ini,hampir menghancurkan prinsip utama dan telah menghancurkan prinsip alamku sebagai seorang laki-laki.

Pusing,pusing banget rasanya karena mata kuliah ini membuat otak harus terus berfikir dan bekerja dengan baik.Siapa lagi kalau bukan filsafat Ilmu.Yah mata kuliah ini tugasnya sih sederhana dan tidak banyak tingkah.Namun hal yang membuat pelajaran ini susah karena 2 hal menurutku. Pertama,aku memang belum pernah mempelajari mata kuliah ini selama aku bersekolah.Bukan karena aku malas tapi memang pelajaran seperti ini tidak cocok untuk anak-anak sekolah alias pelajaran berat. Kedua,sesuai dengan definisinya yaitu ilmu yang membuat seseorang terus bertanya dan sebuah pertanyaan akan menghasilkan sebuah jawaban yang kemudian jawaban tersebut dipertanyakan lagi.Hal inilah yang membuatku bertanya-tanya kenapa kuliah sesulit ini hahahaha.

Yah selain itu juga banyak sekali materi-materi yang tidak bisa dipahami secara langsung karena terdapat istilah asing yang perlu dijelaskan secara etimologi dan terminologinya.Tapi hal yang kusuka yaitu dosennya yang tidak terlalu ribet dalam memberikan tugas karena beliau juga memberikan beberapa langkah berupa materi yang beliau sajikan sehingga kami yang diampunya dapat sedikit memahami materi dan tugas yang diberikan. Ilmu yang aku ingat sampai sekarang adalah tentang 3 cabang filsafat yaitu Ontologi,Epistemologi,dan aksiologi. Ontologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang keberadaan sesuatu.Tujuannya yaitu agar kita mampu/sadar tentang realita yang terjadi dan bagaimana penampakannya. Epistemologi adalah bahasan-bahasan tentang pengetahuan.Terdapat 2 bahasan dalam epistemologi yaitu rasionalisme dan empirisme. Aksiologi juga merupakan bahasan yang membahas permasalahan nilai.Terbagi menjadi dua bahasan yaitu etika dan estetika. Hanya ketiga cabang itu yang aku ingat dari sekian banyak pembahasan-pembahasan mengenai filsafat ilmu.Jujur,untuk mata kuliah ini aku harus benar-benar berfikir keras karena pemahamannya tinggi sekali.

                Yah kali ini aku akan menceritakan tentang kisah Bilal Bin Rabbah yang merupakan Sahabat Nabi saw. Namanya adalah Bilal bin Rabah, Muazin Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam, memiliki kisah menarik tentang sebuah perjuangan mempertahankan aqidah. Sebuah kisah yang tidak akan pernah membosankan, walaupun terus diulang-ulang sepanjang zaman. Kekuatan alurnya akan membuat setiap orang tetap penasaran untuk mendengarnya. Bilal lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ayahnya bernama Rabah, sedangkan ibunya bernama Hamamah, seorang budak wanita berkulit hitam yang tinggal di Mekah. Karena ibunya itu, sebagian orang memanggil Bilal dengan sebutan ibnus-Sauda’ (putra wanita hitam).

Bilal dibesarkan di kota Ummul Qura (Mekah) sebagai seorang budak milik keluarga bani Abduddar. Saat ayah mereka meninggal, Bilal diwariskan kepada Umayyah bin Khalaf, seorang tokoh penting kaum kafir. Ketika Mekah diterangi cahaya agama baru dan Rasul yang agung Shalallahu ‘alaihi wasallam mulai mengumandangkan seruan kalimat tauhid, Bilal adalah termasuk orang-orang pertama yang memeluk Islam. Saat Bilal masuk Islam, di bumi ini hanya ada beberapa orang yang telah mendahuluinya memeluk agama baru itu, seperti Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid, Abu Bakar ash-Shiddiq, Ali bin Abu Thalib, ‘Ammar bin Yasir bersama ibunya, Sumayyah, Shuhaib ar-Rumi, dan al-Miqdad bin al-Aswad. Bilal merasakan penganiayaan orang-orang musyrik yang lebih berat dari siapa pun. Berbagai macam kekerasan, siksaan, dan kekejaman mendera tubuhnya. Namun ia, sebagaimana kaum muslimin yang lemah lainnya, tetap sabar menghadapi ujian di jalan Allah itu dengan kesabaran yang jarang sanggup ditunjukkan oleh siapa pun. Orang-orang Islam seperti Abu Bakar dan Ali bin Abu Thalib masih memiliki keluarga dan suku yang membela mereka. Akan tetapi, orang-orang yang tertindas (mustadh’afun) dari kalangan hamba sahaya dan budak itu, tidak memiliki siapa pun, sehingga orang-orang Quraisy menyiksanya tanpa belas kasihan. Quraisy ingin menjadikan penyiksaan atas mereka sebagai contoh dan pelajaran bagi setiap orang yang ingin mengikuti ajaran Muhammad. Kaum yang tertindas itu disiksa oleh orang-orang kafir Quraisy yang berhati sangat kejam dan tak mengenal kasih sayang, seperti Abu Jahal yang telah menodai dirinya dengan membunuh Sumayyah. Ia sempat menghina dan mencaci maki, kemudian menghunjamkan tombaknya pada perut Sumayyah hingga menembus punggung, dan gugurlah syuhada pertama dalam sejarah Islam. Sementara itu, saudara-saudara seperjuangan Sumayyah, terutama Bilal bin Rabah, terus disiksa oleh Quraisy tanpa henti. Biasanya, apabila matahari tepat di atas ubun-ubun dan padang pasir Mekah berubah menjadi perapian yang begitu menyengat, orang-orang Quraisy itu mulai membuka pakaian orang-orang Islam yang tertindas itu, lalu memakaikan baju besi pada mereka dan membiarkan mereka terbakar oleh sengatan matahari yang terasa semakin terik. Tidak cukup sampai di sana, orang-orang Quraisy itu mencambuk tubuh mereka sambil memaksa mereka mencaci maki Muhammad. Adakalanya, saat siksaan terasa begitu berat dan kekuatan tubuh orang-orang Islam yang tertindas itu semakin lemah untuk menahannya, mereka mengikuti kemauan orang-orang Quraisy yang menyiksa mereka secara lahir, sementara hatinya tetap pasrah kepada Allah dan Rasul-Nya, kecuali Bilal, semoga Allah meridhainya. Baginya, penderitaan itu masih terasa terlalu ringan jika dibandingkan dengan kecintaannya kepada Allah dan perjuangan di jalan-Nya.

Seperti biasanya gua akan menceritakan pengalaman pribadi gua selama menjadi mahasiswa IAIN Pontianak khususnya di Semester 2 yang sudah saya selesaikan. Oke pertama-tama saya mengutarakan isi pikiran gw selama ini mengenai sistem pembelajaran DARING yang membuat pikiran saya berkesinambungan.

Gue awalnya menyukai sistem belajar daring bahkan merasa sangat senang karena tidak perlu bolak balik ke kampus untuk masuk kelas. Selain itu juga saya bisa mengerjakan tugas sambil bekerja di toko yang letaknya dekat rumah ibarat belajar tapi dapat uang.

Namun semakin lama rasanya jika sistem ini tetap lanjut mungkin aku akan kesulitan untuk menggapai cita-citaku sebagai seorang guru. Alasan utamaku berfikir seperti itu karena belajar daring ini sama sekali tidak mempunyai visi yang jelas mulai dari tugas yang dosen yang seenaknya  diberikan tanpa adanya penjelasan atau materi yang membuat mahasiswa nya juga seenaknya mencari jawaban dengan cara apapun tanpa harus ketahuan apakah itu mencontek atau tidak. Sama sekali tidak menambah wawasan baik secara mental(pengalaman) maupun ilmu. Sistem tersebut secara tidak langsung mengubah mindset mahasiswa untuk lebih mementingkan nilai dibandingkan ilmu. Untuk itu aku sempat merasa bahwa belajar secara online ini merupakan pembelajaran yang sia-sia,uang habis namun tidak merasakan sedikitpun rasa puas menjadi seorang mahasiswa.

Balik kembali ke cerita saat aku di semester 2,ada banyak sekali cerita walaupun sebagian besar cerita itu sangat membosankan. Sebelum memasuki Semester 2 seperti biasanya kami sebagai mahasiswa melakukan pengisian KRS. Setelah mengisi KRS,kami tinggal menunggu tanggal masuk kuliah yang akan dilaksanakan pada hari minggu berikutnya yaitu bertepatan pada hari Senin.

Hari pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.

Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.

Yah walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14 minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti malam.

                Dan malam pun tiba.Acara tersebut mulai setelah ba’da Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara dimulai,gua dan teman hadrah mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil menunggu jama’ah dan Ustad datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami lansung berdiri untuk melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua sebagai pembawa acara memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih sangat terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah selesai dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam itu,gua,teman-teman,dan para panitia lainnya membersihkan semua sampah yang berserakan dan menata kondisi surau kembali seperti sediakala.Setelah selesai,gua menghadap kepada ustad selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah selesai semua dan gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal kuliah gua dimulai jam 7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin semuanya mulai dari laptop dan hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya kadang suka banget sarapan pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya gua itu seperti mau muntah atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi itu rasanya lapar banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena sarapan diwaktu pagi itu bagus untuk kesehatan.

                Oh ya,gua lupa ngasih tau.Pas malam setelah acara maulid itu selesai,majelis mau mengadakan miladnya yang ke-3.Jadi setelah kuliah pada hari rabu gua langsung pergi rapat dan ditunjuk lagi sebagai MC(ah malas,padahal banyak yang lebih bagus daripada gua gitu dalam hati wkwkwk).Yah okelah gua pun ditunjuk ama ustad dan beliau ingin gua semakin berkembang biar tidak ada lagi insiden demam panggung yang gua rasain(wah seketika gua semangat).Dalam rapat yang dibilang mendadak itu,gua dan para semua anggota majelis intropeksi diri karena acara tersebut sebentar lagi diadakan yang mengundang sekitar 100+ orang(bahkan lebih banyak dari acara maulid di surau).Padahal acara disurau sudah direncanain sebulan sebelumnya,akan tetapi acara yang lebih banyak ini malah seminggu sebelum puncak dan masih belum lengkap(lebih parahnya tidak ada proposal)jadinya kami satu majelis kerja keras dan menyiapkan seadanya karena kurangnya dana untuk menyiapkan acara tersebut.

 

Jumat, 29 Juli 2022

DAIRY HIDUPKU SAAT MASIH HIDUP

Nama                : Mufizdul Kubar

Nim                    : 12001184

Kelas                 : 4 E PAI

Mata Pelajaran : Media Pembelajaran


Hari pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya Pontianak-Kubu Raya.

Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk pesantren.Yah karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang penceramah,ustad,Syekh dan lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat mondok.Tapi karena aku nya yang tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu emang lagi menipis jadi aku masuk smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat dengan rumah.Aku dulu itu pergi kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake motor kalau orang tua ama kakak lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah aku sedikit mengetahui apa itu nakal yang sesungguhnya.Yah di SD kan aku cuman tau main,belajar dan yah panjang lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena waktu itu emang aku lagi rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang sekarang wkwkwk.Eskul yang aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang ketiga pramuka dan yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari jepang).Dari keempat eskul itu pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin kalau menurut aku ya,soalnya mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak semeriah di sekolah lain atau emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung sih.Selanjutnya sih kalau yang paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya setahun lebih tapi pengalaman dan kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku suka walaupun kempo tetap number 1 bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan eskul yang paling lama yang aku ikutin yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang katanya sudah tidak diperbolehkan untuk mengikuti eskul untuk persiapan UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih tepatnya disarankan untuk pensi gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu pembimbingnya sekaligus guru agama ku di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun 3 mereka hebat banget menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah langsung di tegur dan lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang hapalan,cara menjadi penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan lain-lain(perasaan kata ini keluar terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).

            Ada hal yang unik dari sekolahku,mulai dari bangunan,jalan hingga kisah-kisah mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku ini tepat berada di dalam sebuah gang,disamping gang ada kantor polisi,di seberang gang ada puskesmas,didekatnya lagi ada makam dan ga jauh dari bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di depan gang juga ada pangkalan angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang pulang.Terdapat juga kisah mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di ceritain.Oke jadi aku ambil cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2 wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya menyengat tapi ga ad cerita aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang sengaja dikunci yang katanya disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci deh dan katanya aura nya bikin merinding huh.

aku bingung mau ngomongin apa nih.Oh aku mau cerita soal kisah Di kompleks perusahaan tempat tinggalku dulu aja ya.Ceritanya lumayan horor sih menurut gua karena yang bisa gua kenang disana cuman mimpi buruk,cerita tetangga liat pocong dll.Ya mungkin karena disana hutan dan rumah besebrangan.Bingung gua mau mulai dari mana,awalnya sih gua sering banget mimpi buruk waktu tinggal disana.Mulai dari dikejar kunti,di jumpscare pocong sampai nemuin genderuwo.Orang tuaku khsusnya ibu paling sering kedapatan ngelihat setan.Aku juga ga tau apakah emang setan itu suka ganggu ibu gua atau ibu emang memiliki indra keenam.Ada beberapa kejadian yang menurut gua itu ga akan hilang di pikiran gua.Pertama,waktu itu gua pernah ngalamin mimpi buruk yang sangat gue takutin hingga saat ini,saking takutnya gua waktu itu gua sempat demam tinggi.Anehnya waktu malam itu ayahku terkejut mendengar suara anak kecil yang sedang main di luar.Lebih terkejutnya lagi yang ayahku liat diluar itu adalah aku yang sedang bermain kelereng sendiri namun seakan-akan ada orang yang bermain denganku pada malam itu.Ayahku pun heran padahal waktu itu pintu rumah terkunci rapat.Ayahku langsung menuju ke kamar,dan aku masih tertidur di kamar.Melihat hal ghoib itu besoknya aku dan ayahku pergi ke tempat orang pintar(dukun).Karena waktu itu ilmu agama orang tua ku belum kuat dan sulit sekali mencari peruqyah pada saat itu jadi mereka masih mempercayai hal tersebut.Pada saat diriku diterawang,kata dukun itu ada sekelompok makhluk ghoib yang terlihat pada waktu itu.Katanya waktu kejadian aku bermain di luar itu adalah sesosok tuyul dan orang yang ada di sampingnya merupakan penunggu di kompleks itu.Sangat besar dan biasanya disebut genderuwo.

Kejadian horor berikutnya dialami oleh bibi ku yang sudah sejak lama diganggu makhluk halus.Waktu itu bibiku datang ke rumah untuk membahas soal gaib sekaligus minta tolong kepada ayahku(dulu ayahku pernah sedikit belajar di dunia perdukunan).Setelah berbincang banyak hal,bibi ku tiba-tiba dirasuki jin.Aku yang waktu itu dengan kakakku yang sedang asyik menonton tv langsung dan berlari ke arah dapur setelah mendengar suara entah itu tangisan atau tertawa pokoknya suara itu bergema sampai ujung kompleks.Bahkan anak kecil yang tadi nya bermain di ujung komplek itu ketakutan dan ada yang menangis.Setelah sekitar 1 jam-an.Ayahku yang sendirian mennghadapi bibiku yang sedang kerasukan itu(setahuku ayahku membaca doa-doa pengusir setan dan menyemburkan air yang sudah di bacakan),namun hal itu tak kunjung selesai.Kemudian ayahku memerintahkan paman dan abang ku untuk memanggil dukun.Tak lama kemudian dukun tersebut datang dan lansung mengambil alih serta menenangkan suasana di kompleks yang sudah tau akan hal itu.

Dari sekian banyak hal-hal horor yang aku alamin cuman 2 kejadian itu yang sangat membekas di pikiran ku itu.Setelah pindah rumah,aku dan keluargaku sudah jarang mendengar hal-hal gaib kecuali pada awal-awal pindah itu saja karena rumah yang di beli orang tua ku dengan harga sangat murah dulu juga dikenal sebagai rumah yang cukup terkenal angker dikalangan masyarakat setempat.

Lanjut tentang rumahku yang dulunya angker.Sebelumnya aku tinggal di kompleks perusahaan tempat ayahku dulu bekerja.Karena sudah hampir pensiun,orang tuaku mencari rumah baru yang murah dan letaknya tidak jauh dari perusahaan sebab ayahku masih bisa bekerja hingga 4 tahun ke depan.Alhamdulillah dapat juga rumah yang diharapkan orang tuaku.Rumah itu terletak di jln Adisucipto gg Nur.Harga rumah tersebut sempat membuat orang tuaku tercengang karena rumah itu memiliki halaman yang mampu menampung 2 mobil dan 2 motor.Bukan hanya itu saja,terdapat 3 lantai dan bagian luar serta dapurnya sudah disemen.Harganya cuman 35 juta,waw kata orang tuaku.

Namun,ada hal yang pastinya membuat rumah itu memiliki harga yang fantastis di jaman aku masih sd.Kata pemilik rumah tersebut,terdapat banyak sekali hal-hal mistis dan menyeramkan di rumah itu,bahkan hal tersebut menjadi cerita mistis masyarakat sekitar.Ada sebuah cerita saat rumah itu hendak di jual.Ada seorang pemburu hewan yang kebetulan sedang lewat di gang tempat rumah itu,mereka terkejut saat melihat di rumah yang kosong tersebut(pemilik sudah pindah dan sudah berniat menjual waktu itu),ada sesosok makhluk yang bertanduk dan besar seperti beruang memandang di balik jendela tepat mengarah ke arah pemburu.Awalnya pemburu itu terkejut karena aneh melihat ada hewan yang sangat besar melebihi pintu rumah bisa masuk sedangkan keadaan rumah tidak ada rusak sedikit pun.Pada akhirnya pemburu itu mencoba menembak sosok di balik jendela tersebut dengan menggunakan senapan.Setelah di tembak,jendela rumah yang sudah pecah sebagian itu(kaca jendela gelap)nampak sosok tersebut mengintip dari balik jendela yang sudah bolong sebagian tersebut ke arah pemburu itu.Pemburu itu panik dan melarikan diri.

Awalnya orang tuaku tidak percaya akan cerita yang mereka anggap konyol itu,namun setelah dilihatkan oleh pemilik rumah,memang terdapat kaca yang pecah dan peluru senapan yang ditemukan di dekat ruang tamu. Waktu pertama aku datang(waktu itu belum resmi tinggal karena barang masih banyak di perumahan lama),rumah itu masih penuh dengan sarang laba-laba,suasananya sedikit suram dan tidak ada lampu penerang karena pemilik rumah yang lama sudah mencabut segala fasilitas yang ada di rumah itu.Lalu orang tua ku membersihkan rumah itu serta tidak lupa juga memasang lampu,namun saat itu hanya bisa memasang satu lampu karena waktu juga sudah larut malam.Banyak kejadian yang terjadi baik sesudah aku dan keluargaku tinggal maupun pada saat rumah itu kosong selama beberapa tahun.Kejadian saat malam itu belum aku lupakan sampai saat ini.Waktu itu abang dan kakak ku masih tinggal di perumahan lama kami.Cuma aku,ayah dan ibuku yang ada di rumah itu.Waktu sudah menunjukan jam 9,satu jam lagi aku dan orang tuaku pulang ke perumahan.Pada saat itu ada tetangga di gang dekat rumah yang ingin berkenalan sekaligus menyuruh ayahku untuk berdiskusi.Ayahku pergi kesana sedangkan ibuku dan masih tetap di rumah baru ku itu.Aku ketakutan berada di rumah itu sebab cuman punya satu penerang(warna lampunya oranye lagi ).Banyak masih tentang hal-hal yang menyeramkan dan bahkan aku ga ingin menceritakannya karena ada beberapa hal yang membuatku trauma sampai saat ini.


Dulu aku memiliki seorang nenek(orang tua ibuku).Aku tidak memiliki banyak kenangan dengannya karena beliau telah menghembuskan nafas terakhir waktu aku masih menginjak kelas 2 Sekolah Dasar.Sebenarnya bisa saja aku tahu sifat nenek itu seperti apa karena anak-anak beliau yang berjumlah 7 itu termasuk ibu ku yang merupakan anak pertama dan paling tahu sifat nenek itu seperti apa.Alasan utama aku tidak memiliki kenangan dengannya karena waktu aku dilahirkan hingga sudah bersekolah,nenek ku sakit dan terus dipandu oleh keluarga karena sudah tidak bisa menjalani hidup dengan normal(stroke).

Pada saat beliau meninggal,seluruh keluargaku baik anak-anaknya hingga cucunya sendiri kecuali aku menangis rintih seperti kehilangan suatu sosok yang paling berharga.Aku waktu itu tidak tahu seperti apa nenekku itu,mungkinkah beliau sangat baik dan berjasa sama keluarga ku atau ada sifat yang membuatku penasaran. Aku mencoba bertanya kepada ibu ku seperti apa nenek waktu dulu.Setelah aku ibu ku mengisahkan tentang masa lalu nenek, saat itulah aku yang sudah beranjak di kelas 3 smp itu mengeluarkan air mata.Andai saja aku lebih tau sifat nenek waktu itu aku pasti sudah menjerit karena hebatnya beliau.

nenekmu itu dulu menurot emak udah cantek,ramah,sayang same anak. Datok dulu tuh paling tegas same anak e lebeh dari sekedar garang.adek adek mamak dulu tu sering kenak marah,tapi mamak yang paling sering soalnye mamak anak yang pertame jadi haros kuat.Mamak tu kesal gak kenak marah teros tapi kesal mamak tu lah yang ilang karne nenek kau. Nenek tu paling ndak bise liat anaknye kenak marah.Tiap mamak kenak marah nenek langsung peluk,buatkan makanan kesukaan mamak same yang selalu merhatikan mamak ketike datok kau udah kelewatan batas.Waktu mamak mau nikah dulu ngan bapak kau,neneklah yang paling sibok dan paling semangat waktu itu.Yang paling mamak suke dari sifat nenek tu pas waktu mamak begadoh ngan bapak kau mamak waktu itu sempat pulang ke rumah nenek biase lah curhat.Tapi nenek kau langsong bilang ke emak jangan pernah nak ceritekan atau bawak-bawak masalah rumah tangga ke nenek, nenek tak maok ikot campor karne malah tambah kerok nanti masalah e.Nenek kau langsung bilang nanti emak doekan yang terbaek untuk rumah tangga kau,kau pon janganlah ngeloh teros,bukan sakinah ma wadah warohmah la kalau kau ngeloh ke emak teros,islam tak ngajarkan kayak gitu,banyak je bedoe biar masalahnye cepat sesai,cayak yak sme emak.”

Setelah itu aku tahu bahwa nenekku itu memang orang tua yang terbaik untuk anak-anaknya.Beliau mampu bertahan dan membuat anak-anaknya sangat menyayanginya dan mereka semua sukses berkatnya.Selalu tersenyum bahkan saat beliau wafat pun aku melihat senyuman yang membuatku menangis saat aku mengingatnya.

Sebenarnya aku juga tidak memiliki kenangan dengan nenek dari ayahku bahkan tidak pernah aku melihat wajah nenekku karena sudah meninggal sejak ayahku dulu dilahirkan.Padahal aku ingin sekali tahu seperti apa nenek dari ayahku dulu.Seperti apa beliau,apakah sehebat ibu dari ibuku atau bahkan lebih menarik lagi.Ntah kenapa aku ingin sekali melihat masa lalu mereka,mungkin karena aku suka dengan yang namanya kenangan yang mengisi diary ku ini.


Minggu, 13 Maret 2022

PENGALAMAN DI SEMESTER 3

 Assalamu'alaikum , halo teman-teman seperti biasanya saya akan menceritakan pengalaman waktu di kuliah khususnya di semester 3 ini, IAIN pontianak pastianya .


Pusing,pusing banget rasanya karena mata kuliah ini membuat otak harus terus berfikir dan bekerja dengan baik.Siapa lagi kalau bukan filsafat Ilmu.Yah mata kuliah ini tugasnya sih sederhana dan tidak banyak tingkah.Namun hal yang membuat pelajaran ini susah karena 2 hal menurutku.

Pertama,aku memang belum pernah mempelajari mata kuliah ini selama aku bersekolah.Bukan karena aku malas tapi memang pelajaran seperti ini tidak cocok untuk anak-anak sekolah alias pelajaran berat.

Kedua,sesuai dengan definisinya yaitu ilmu yang membuat seseorang terus bertanya dan sebuah pertanyaan akan menghasilkan sebuah jawaban yang kemudian jawaban tersebut dipertanyakan lagi.Hal inilah yang membuatku bertanya-tanya kenapa kuliah sesulit ini hahahaha.

Yah selain itu juga banyak sekali materi-materi yang tidak bisa dipahami secara langsung karena terdapat istilah asing yang perlu dijelaskan secara etimologi dan terminologinya.Tapi hal yang kusuka yaitu dosennya yang tidak terlalu ribet dalam memberikan tugas karena beliau juga memberikan beberapa langkah berupa materi yang beliau sajikan sehingga kami yang diampunya dapat sedikit memahami materi dan tugas yang diberikan.

Ilmu yang aku ingat sampai sekarang adalah tentang 3 cabang filsafat yaitu Ontologi,Epistemologi,dan aksiologi.

            Ontologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang keberadaan sesuatu.Tujuannya yaitu agar kita mampu/sadar tentang realita yang terjadi dan bagaimana penampakannya.

Epistemologi adalah bahasan-bahasan tentang pengetahuan.Terdapat 2 bahasan dalam epistemologi yaitu rasionalisme dan empirisme.

            Aksiologi juga merupakan bahasan yang membahas permasalahan nilai.Terbagi menjadi dua bahasan yaitu etika dan estetika.

            Hanya ketiga cabang itu yang aku ingat dari sekian banyak pembahasan-pembahasan mengenai filsafat ilmu.Jujur,untuk mata kuliah ini aku harus benar-benar berfikir keras karena pemahamannya tinggi sekali.

 

Waktu kecil aku mempunyai sebuah buku yang berisikan kisah nabi dan rasul.Awalnya aku tidak tertarik karena aku masih belum mengerti,yah karena aku masih berusia 8 tahun saat itu.Setelah aku beranjak ke smp,aku mendengar ceramah dari beberapa guruku dan juga ustad yang biasanya mengisi tausiyah di tempat tinggalku.Setelah aku mendengar tentang petualangan dakwah dan rintangan berat para nabi dan rasul di zaman dahulu,aku mulai membaca buku yang orang tuaku belikan untukku.

Wah menarik sekali dan tanpa sadar setiap ke sekolah aku selalu membawa buku itu dan membacanya ketika jam istirahat atau ketika jam tersebut nganggur alias tidak ada guru yang sedang mengajar.Kisah yang paling melekat dan menurutku sangat sulit untuk mengamalkannya adalah sabarnya Nabi Ayyub as dan mulianya akhlak baginda nabi Muhammad saw.Dari kedua kisah itu aku sadar bahwa Allah benar-benar memberikan mukjizat kepada hambanya yang mampu menjalankan sebuah kewajiban yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa seperti diriku ini.

Nabi Ayyub adalah kisah yang sangat membuatku takjub.Bagaimana tidak,seorang yang dulunya sangat kaya bahkan dermawan di beri ujian yang sangat berat dari Allah sebagai permintaan dari syaitan yang ingin memastikan bahwa Nabi Ayyub bisa saja melalaikan perintah tuhannya dan berpaling darinya jika diberikan kemiskinan dan kehilangan harta berharga miliknya.Allah juga ingin memberitahukan kepada kaum jin dan syaitan tersebut bagaimana ketaatan seorang nabi Ayyub as.

Pertama,semua harta milik Ayyub lenyap meliputi sapi-sapinya yang tiba-tiba mati dan hartanya yang menghilang entah kemana.Seketika itupun nabi Ayyub menjadi miskin,namun benar kata Allah bahwasanya Ayyub tidak sedikitpun berpaling dari Allah dan tetap berdzikir dan meminta ampunan kepada-Nya.Kemudian cobaan berat berikutnya adalah seluruh anggota keluarga Ayyub terutama semua anaknya mati di suatu tempat karena tertimpa sesuatu.Setelah itu beliau menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan serta seluruh badan beliau mengeluarkan nanah dan belatung seperti ingin melahap seluruh tubuh nabi Ayyub tersebut.

            Namun para jin dan syetan terkejut melihat nabi Ayyub yang tak henti-hentinya menyebut nama Allah dan terus memohon ampun kepada-Nya. Beliau tidak goyah sedikit pun dan itu yang membuatku berfikir jika ada seorang manusia yang paling sabar setelah Suri tauladan umat Muslim yaitu baginda Nabi saw ,maka aku menjadikan beliau orang setelahnya.Sungguh kisah yang haru dan memberikan sebuah teladan yang tidak akan terlupakan.

 

            Covid-19 merupakan istilah yang paling membuatku muak saat ini.Sudah lebih dari satu tahun pandemi ini masih mendominasi segala ruang.Pembelajaran pun saat ini masih menggunakan sistem online.Walaupun sejujurnya aku suka dengan sistem daring ini,tetap saja rasanya hal ini dapat mengurangi kecerdasan seseorang karena memang seorang pelajar seperti kami tidak semuanya pandai untuk mengerti suatu materi secara otodidak.

            Banyak mata kuliah yang sampai saat ini masih belum ku mengerti karena memang butuh bimbingan materi dari dosennya.Selain itu juga aku harus mencari uang untuk membeli kouta agar bisa mengikuti perkuliahan.

            Aku punya seorang teman,dia mengeluhkan banyak sekali hal yang memberikan efek buruk dari sistem ini.Aku bahkan bisa menilainya secara langsung dengan melihat perkembangan adik sepupu ku. Adik ku yang saat masih kelas 4 SD lebih malas mengerjakan tugas dan suka bergantung kepada Ibunya sendiri.Padahal bibiku sangatlah sibuk mengurus pekerjaannya dan juga pamanku waktu itu sedang merantau untuk mencari nafkah.Terkadang aku ingin membantu adik sepupuku itu agar menyelesaikan tugas nya dengan baik namun tetap saja aku bukanlah sesosok guru dan pastinya hp lebih digunakan untuk bermain gim dibandingkan belajar.

            Hal selanjutnya adalah banyak dari kami yang lebih sering menatap gadget dibandingkan belajar secara normal. Sekolah daring ini mengharuskan aku dan teman-temanku untuk sering menggunakan media daring. Padahal yang kutahu dari penjelasan-penjelasan dokter bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat merusak mata dan tentunya kecanduan hal tersebut menjadi sangat lazim.

            Dampak berikutnya adalah rasa cemas dan stres yang dirasakan olehku dan teman-temanku bahkan diantara mereka ada yang berhenti karena tidak sanggup.Hal ini pasti rentan terjadi karena dosen maupun guru pasti mengira dengan kami yang belajar di rumah,santai dan bisa mengerjakannya kapan pun,mereka seasyiknya memberikan tugas yang lebih banyak dan melebihi kemampuanku.

            Walaupun dengan belajar daring ini aku tidak perlu repot-repot pergi ke kampus namun aku sangat ingin hal ini segera kembali normal seperti biasanya.

 

Aku memiliki pengalaman yang seru dengan teman-temanku khususnya teman semasa Aliyah.Sampai saat ini pertemanan itu tetap terjalin dan tidak berubah sama sekali dari watak dan kebiasaan mereka.Kami memiliki kenangan yang tentunya tidak luput dari ingatanku.Saat pemilihan ketua kelas kami yang baru di kelas terakhir alias semester 5 dan 6.Aku secara paksa ditunjuk menjadi ketua kelas.Aku begitu terkejut mengapa dari sekian banyak teman kelas ku yang lebih layak dan bertanggung jawab malah kalah jauh suaranya dibandingkan denganku.

Rupanya teman-teman dekatku sudah merencanakan hal tersebut.Mereka serentak untuk memilihku bukan karena cocok ataupun sanggup.Namun karena mereka merasa bisa berbuat bebas ketika aku menjadi ketua kelas.Aku sih bodoh amat sama alasan mereka tapi kenapa harus aku gitu.Apakah karena aku orangnya suka diberi perintah dan gercep kalau guru yang nyuruh.

Aku sudah melayangkan sikap protes ku kepada wali kelas namun lagi-lagi tetap saja satu kelas pun setuju jika aku yang menjadi ketua.Aku tidak bisa bilang ini pengalaman yang buruk tapi aku juga tidak yakin jika ini pengalaman yang baik buatku.Yah ujung-ujungnya tetap menjadi kenangan yang bisa kuingat sampai saat ini.

Hal yang paling aku tidak sukai saat menjabat di posisi ini adalah aku menjadi perwakilan kelas untuk event yang ada di sekolahku dan itu sangat merepotkan.Setelah ngantuk dengar rapat,aku dan wakilku disuruh menyampaikannya kepada teman-teman di kelas.Yah masih banyak lagi hal yang merepotkan tapi semua itu terasa lucu jika di ingat-ingat.

 

Hari pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.

Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya Pontianak-Kubu Raya.

 

cukup menyenangkan sih minggu kedua ini.Aku merasa minggu ini lebih ringan daripada minggu sebelumnya.Mungkin karena tugas yang sebagian sudah selesai ataupun sudah mulai sedikit terbiasa dengan tugas yang dihadapi.Di minggu-minggu sebelumnya aku bertemu dengan matkul yang biasa-biasa saja sampai yang sedikit luar biasa.Ya aku menilai tingkat ke luarbiasa-an ini lewat tugas nya sih.Akan tetapi,semua hal itu justru merubah sedikit kebiasaan dalam hidupku.Aku yang biasanya sangat jengkel dengan adanya tugas jangankan  tugas yang berat,tugas yang cuma mencatat pun waktu aku SMA dulu rasanya tidak suka banget.Sekarang rasanya sedikit beda,yah beda gitu lah rasanya.Kalau ada tugas langsung cepat hidupin laptop,buka word,hidupin thetring.Seneng sih punya kebiasaan baru yang buat orang tua gak ngomel-ngomel,yah karena aku paling sering di marah sebab ketahuan maen hp kelamaan.Sekarang malahan lebih sering megang laptop dibandigin hp.

Oke aku lanjut lagi soal matkul di minggu kedua.Rasanya sih hampir sama,persiapan sama,tugas nya sama,cuman karena tadi ya,sudah sedikit terbiasa jadi ya sedikit enjoy dan santailah ngerjain nya.Mulai dari BI,DKK sampe pancasila sih udah tidak terlalu tegang seperti minggu lalu.Yang menambah seru pada munggu ini adalah adanya hari libur,hampir seminggu liburnya,pikiran aku langsung wah bisa ngumpul nih,ke rumah teman,jalan-jalan,jaga toko.Eh taunya tetep aja di kasi tugas sama dosen.Bahkan tetap ada yang pake Gmeet lagi matkulnya.Kalo cuman dikasi tugas sih masih enak lah,tapi mau gimana lagi,ikutin aja apa kata dosen.Aku yakin walaupun mereka ngasi tugas numpuk mereka tetap ingin kita sebagai Mahasiswa yang terbaik karena orang yang sukses itu adalah mereka yang merasakan perjuangan yang berat.Contohnya banyak teman-temanku dan saudaraku yang sukses setelah diperbudak oleh para dosen,bukan bermaksud bahwa dosen itu koloni,tapi aku menganggapnya seperti Malaysia dan Singapura yang dijajah oleh bangsa Inggris yang bukan meninggalkan duka namun kejayaan.

            Setelah cerita tadi aku jadi teringat sesuatu yang kelam. Jadi aku ingin melanjutkan ceritaku namun bukan soal gang tapi soal rumahku yang sangat angker di kalangan masyarakat desa limbung waktu itu.Waktu pertama aku datang(waktu itu belum resmi tinggal karena barang masih banyak di perumahan lama),rumah itu masih penuh dengan sarang laba-laba,suasananya sedikit suram dan tidak ada lampu penerang karena pemilik rumah yang lama sudah mencabut segala fasilitas yang ada di rumah itu.Lalu orang tua ku membersihkan rumah itu serta tidak lupa juga memasang lampu,namun saat itu hanya bisa memasang satu lampu karena waktu juga sudah larut malam.Banyak kejadian yang terjadi baik sesudah aku dan keluargaku tinggal maupun pada saat rumah itu kosong selama beberapa tahun.Kejadian saat malam itu belum aku lupakan sampai saat ini.Waktu itu abang dan kakak ku masih tinggal di perumahan lama kami.Cuma aku,ayah dan ibuku yang ada di rumah itu.Waktu sudah menunjukan jam 9,satu jam lagi aku dan orang tuaku pulang ke perumahan.Pada saat itu ada tetangga di gang dekat rumah yang ingin berkenalan sekaligus menyuruh ayahku untuk berdiskusi.Ayahku pergi kesana sedangkan ibuku dan masih tetap di rumah baru ku itu.Aku ketakutan berada di rumah itu sebab cuman punya satu penerang(warna lampunya oranye lagi ).

 

Yah walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14 minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti malam.

            Dan malam pun tiba.Acara tersebut mulai setelah ba’da Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara dimulai,gua dan teman hadrah mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil menunggu jama’ah dan Ustad datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami lansung berdiri untuk melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua sebagai pembawa acara memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih sangat terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah selesai dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam itu,gua,teman-teman,dan para panitia lainnya membersihkan semua sampah yang berserakan dan menata kondisi surau kembali seperti sediakala.Setelah selesai,gua menghadap kepada ustad selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah selesai semua dan gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal kuliah gua dimulai jam 7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin semuanya mulai dari laptop dan hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya kadang suka banget sarapan pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya gua itu seperti mau muntah atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi itu rasanya lapar banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena sarapan diwaktu pagi itu bagus untuk kesehatan.

            Oh ya,gua lupa ngasih tau.Pas malam setelah acara maulid itu selesai,majelis mau mengadakan miladnya yang ke-3.Jadi setelah kuliah pada hari rabu gua langsung pergi rapat dan ditunjuk lagi sebagai MC(ah malas,padahal banyak yang lebih bagus daripada gua gitu dalam hati wkwkwk).Yah okelah gua pun ditunjuk ama ustad dan beliau ingin gua semakin berkembang biar tidak ada lagi insiden demam panggung yang gua rasain(wah seketika gua semangat).Dalam rapat yang dibilang mendadak itu,gua dan para semua anggota majelis intropeksi diri karena acara tersebut sebentar lagi diadakan yang mengundang sekitar 100+ orang(bahkan lebih banyak dari acara maulid di surau).Padahal acara disurau sudah direncanain sebulan sebelumnya,akan tetapi acara yang lebih banyak ini malah seminggu sebelum puncak dan masih belum lengkap(lebih parahnya tidak ada proposal)jadinya kami satu majelis kerja keras dan menyiapkan seadanya karena kurangnya dana untuk menyiapkan acara tersebut.

 

Kali ini aku inginnya sih lanjutin cerita soal rumahku yang angker itu.Namun sedikit ini aku ingin membahas soal keseharian ku yang sedikit hampa wkwkwkw.Yah seperti biasa gak ada perubahan padahal diri ini ingin sekali berubah.Pensi main game,malas ngerjain tugas(lebih suka menunda-nunda),berbakti sama ortu dan lain lain.Rasa nya sulit banget ninngalin hal-hal begituan.

            Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk pesantren.Yah karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang penceramah,ustad,Syekh dan lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat mondok.Tapi karena aku nya yang tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu emang lagi menipis jadi aku masuk smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat dengan rumah.Aku dulu itu pergi kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake motor kalau orang tua ama kakak lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah aku sedikit mengetahui apa itu nakal yang sesungguhnya.

            Yah di SD kan aku cuman tau main,belajar dan yah panjang lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena waktu itu emang aku lagi rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang sekarang wkwkwk.Eskul yang aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang ketiga pramuka dan yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari jepang).Dari keempat eskul itu pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin kalau menurut aku ya,soalnya mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak semeriah di sekolah lain atau emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung sih.Selanjutnya sih kalau yang paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya setahun lebih tapi pengalaman dan kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku suka walaupun kempo tetap number 1 bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan eskul yang paling lama yang aku ikutin yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang katanya sudah tidak diperbolehkan untuk mengikuti eskul untuk persiapan UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih tepatnya disarankan untuk pensi gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu pembimbingnya sekaligus guru agama ku di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun 3 mereka hebat banget menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah langsung di tegur dan lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang hapalan,cara menjadi penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan lain-lain(perasaan kata ini keluar terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).

            Ada hal yang unik dari sekolahku,mulai dari bangunan,jalan hingga kisah-kisah mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku ini tepat berada di dalam sebuah gang,disamping gang ada kantor polisi,di seberang gang ada puskesmas,didekatnya lagi ada makam dan ga jauh dari bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di depan gang juga ada pangkalan angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang pulang.Terdapat juga kisah mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di ceritain.Oke jadi aku ambil cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2 wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya menyengat tapi ga ad cerita aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang sengaja dikunci yang katanya disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci deh dan katanya aura nya bikin merinding huh.

 


SEMESTER 5 KU

  Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kal...