Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku
datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari
rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih
ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan
rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk
mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap
hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi
sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.
Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju
makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1
sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun
langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah
dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan
UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau
harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang
kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu
biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan
nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda
bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.
Di hari pertama itu aku harus sedikit
mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial
di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena
ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun
mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah
hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk
aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin
ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal
mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman
sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40
orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk
berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.
Yah
walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14
minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali
pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen
pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi
usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama
minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah
gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar
di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai
panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis
Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang
zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti
malam.
Dan malam pun tiba.Acara tersebut
mulai setelah ba’da Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara
dimulai,gua dan teman hadrah mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil
menunggu jama’ah dan Ustad datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami
lansung berdiri untuk melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua
sebagai pembawa acara memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih
sangat terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah
selesai dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam
itu,gua,teman-teman,dan para panitia lainnya membersihkan semua sampah yang
berserakan dan menata kondisi surau kembali seperti sediakala.Setelah
selesai,gua menghadap kepada ustad selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah
selesai semua dan gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal
kuliah gua dimulai jam 7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin
semuanya mulai dari laptop dan hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya
kadang suka banget sarapan pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya
gua itu seperti mau muntah atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi
itu rasanya lapar banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena
sarapan diwaktu pagi itu bagus untuk kesehatan.
sebentar
lagi liburan panjang dimulai.Ada senangnya namun juga ada sedihnya.Apa yang
bikin sedih itulah namanya tugas.Yang lebih parah nya itu karena minggu depan
udah masuk UTS.Jujur walaupun gua ga tahu seperti apa UTS di kehidupan kuliah
dan gimana bentuknya apalagi media nya daring kek gini.Kalau disuruh pilih
enaknya daring apa tatap muka sih gua lebih milih tatap muka lah.Alasannya sih
simpel kalau daring itu sama aja kek tugas biasa walaupun lebih dibanyakin
dikit la.Cuman dalam hal ini yang gua ga setuju karena tugas nya ngerjain di
rumah dan semua orang pasti tau lah kalau hasil kerjaan nya bukan murni dari
otak.Kalaupun ada UTS yang soalnya suruh nalar pun itu ga sebanding tetap aja
nilainya udah tercemar walaupun secara sekarang hal itu udah lazim di
lungkungan pejuang online.Hal yang wajar berikutnya pasti nilai nya pada sama
minimal beda dikit lah.Mudah-mudahan korona ini cepat hilang dan pembelajaran
bisa dilakukan tanpa ada alasan sinyal hilang,kouta sekarat,izin pake filter
demam wkwkw dan lain-lain.
Baiklah
sekarang gua akan ceritain kisah gua.Bukan kisah sih lebih ke impian gue.Salah
satu impian gua yaitu menjadi seorang anak yang tidak lagi merepotkan kedua
orang tuanya.Terlebih lagi gua sebagai anak laki-laki yang bungsu harusnya bisa
memberikan yang lebih baik daripada apa yang kakak abang gua lakukan.Dari 4
saudara,gua memiliki 2 orang kakak laki-laki atau biasa gua sebut abang dan 1
kakak perempuan gua.Semua kakak dan abang gua sudah melewati fase sekolah dan
semua nya pun udah punya kerjaan masing-masing.Jenjang antara umur gua dengan
abang gua yang merupakan anak ketiga dari keluarga saja lumayan jauh.
Jaraknya
sekitar 4/5 tahun-an.Kehidupan gua
memang sedikit berbeda dari kakak abang gua.Bisa dibilang gua terlalu
dimanja oleh orang tua gua sampai bahkan kakak maupun abang gua biasanya iri
dan kesal ama sikap gua juga yang terlalu manja.Hal yang menjadi perbedaan
selanjutnya adalah gua sudah punya sepeda saat Smp.Hal itu merupakan pemberian
termahal bagiku yang tak diberikan ke meraka saat mereka smp.Saat masuk Sma gua
udah punya hp,berbeda dengan mereka yang baru punya hp saat kerja.Hal itulah
yang membuat gua merasa seakan-akan gua itu ga berguna bagi keluarga ini.
Dokumen
merupakan catatan peristiwa yang sudah berlalu. Dokumen bisa berbentuk tulisan,
gambar, atau karya-karya monumental dari seseorang. Dokumen yang berbentuk
tulisan rnisalnya catatan harian, sejarah kehidupan (life histories), ceritera,
biografi, peraturan, kebijakan. Dokumen yang berbentuk gambar, misalnya foto,
gambar hidup, sketsa dan lain-lain. Dokumen yang berbentuk karya rnisalnya
karya seni, yang dapat berupa gambar, patung, film, dan lain-lain. Studi
dokumen merupakan pelengkap dari penggunaan met ode observasi dan wawancara
dalam penelitian kualitatif. Dalam hal dokumen Bogdan menyatakan "In most tradition
of qualitative research, the phrase personal document is used broadly to refer
to any first person narrative produced by an individual which describes his or
her own actions, experience and belief' Basil penelitian dari observasi atau
wawancara, akan lebih kredibell dapat dipercaya kalau didukung oleh sejarah
pribadi kehidupan di masa kecil, di sekolah, di tempat kerja, di masyarakat,
dan autobiografi. Publish autobiographies provide a readiley available source
of data for the discerning qualitative research (Bogdan). Hasil penelitian juga
akan semakin kredibel apabila didukung oleh foto-foto atau karya tulis akademik
dan seni yang telah ada. Photographs provide strikingly descriptive data, are
often used to understant the subjective and is product arefrequeltly analyzed
inductive. Tetapi perlu dicermati bahwa tidak semua dokumen memiliki
kredibilitas yang tinggi. Sebagai contoh banyak foto yang tidak mencerrninkan
keadaan aslinya, karena foto dibuat untuk kepentingan tertentu. Demikian juga
autobiografi yang ditulis untuk dirinya sendiri, sering subyektif.
Gua
jadi pemalas karena sering di manja.Semua kegiatan baik dapur,kemas-kemas rumah
dan lain-lain lebih dikerjakan oleh orang tua gua.Mereka sudah sering menyuruh
gua namun gua malas melakukannya dan lagi gua orangnya pemarah dan hal itu yang
selalu gua sesali sampai saat ini.Gua selalu saja mengeluh soal diri ini namun
tidak ada satupun yang dapat gua ubah.Sifat malas yang menjadi masalah nomor
satu dan kebiasaan ku yang tak berubah-ubah tidak ada yang gua perbaiki malah
semakin serasa gua ini ga punya kehidupan selain main game,makan dan
tidur.Itu-itu dan itu yang tidak pernah berubah dari diri ini.Wkkwkw gua jadi
curhat kaya gini,yah mau bagaimana lagi memang inilah fakta yang ga akan
berubah sampai kapanpun kalau tidak ada tindakan yang pasti walaupun niat sudah
ada.Niat namun ga berbuat sama saja seperti menghitung pasir di pantai.Ga
selesai-selesai.
Di
Madrasah itu juga aku mulai perlahan goyah dari prinsip yang aku jalani selama
ini.Aku mengenal sesosok wanita yang kriterianya sangat aku idamkan untuk
menjadi pasangan kelak ku.Kami awalnya hanya berteman biasa,namun itu berubah
saat menuju fase akhir di semester itu.Aku mempunyai cara untuk berteman,semua
temanku kuperlakukan dengan cara yang sama yah dari cara berbicara.Mau itu
laki-laki ataupun perempuan aku tetap berbicara dengan mereka seperti
biasanya.Namun kali ini berbeda jika aku berbicara dengannya.Dia itu suka
dengar komedi dan lawakan yang aku buat padahal teman-teman yang telah kenal
sama aku malah nganggap aku itu tidak lucu.Yah antara humornya dia receh atau
gimana aku tidak tahu,yang penting dia suka dengar aku ngelawak.Selain dia juga
sering curhat,paling sering sih masalah agama karena memang walaupun aku belum
tahu tapi untuk pertanyaannya itu lebih ke dasar-dasar pemahaman dan
alhamdulillah aku dapat menjawab beberapa pertanyaanya..
Makin
lama,aku jadi lebih sering ngechat dia dibandingkan dengan hanya iseng di grup
kelas aku.Semakin larut,makin larut hingga aku lupa bahwa aku telah melanggar
prinsip ku sendiri.Begitu bodohnya aku yang terhasut karena nafsu dan
janji-janji yang aku tahu bahwa hampir mustahil aku bisa menepatinya.Akan
tetapi karena nafsu dan setan yang telah membuatku buta sampai membuat janji
itu.Hal yang aku sesali selama ini,hampir menghancurkan prinsip utama dan telah
menghancurkan prinsip alamku sebagai seorang laki-laki.
Hari pertama tepatnya
hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan
saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game
dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya
lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut
kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau
sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang
sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas
terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap
seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang
tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa
sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk
menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.
Pada waktu azan subuh
berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku
lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin
karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku
melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai
membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku
hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan
jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan
sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku
sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit
hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung
memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah
dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan
UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau
harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang
kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu
biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan
nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda
bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.Di hari pertama itu
aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit
berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu
itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang
bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang
dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak
semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak
terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah
aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang
tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal
karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling
susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka
yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya Pontianak-Kubu Raya.
Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk
pesantren.Yah karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang
penceramah,ustad,Syekh dan lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat
mondok.Tapi karena aku nya yang tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu
emang lagi menipis jadi aku masuk smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat
dengan rumah.Aku dulu itu pergi kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake
motor kalau orang tua ama kakak lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah
aku sedikit mengetahui apa itu nakal yang sesungguhnya.Yah di SD kan aku cuman
tau main,belajar dan yah panjang lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena
waktu itu emang aku lagi rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang
sekarang wkwkwk.Eskul yang aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang
ketiga pramuka dan yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari
jepang).Dari keempat eskul itu pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin
kalau menurut aku ya,soalnya mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak
semeriah di sekolah lain atau emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung
sih.Selanjutnya sih kalau yang paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya
setahun lebih tapi pengalaman dan kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku
suka walaupun kempo tetap number 1 bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan
eskul yang paling lama yang aku ikutin yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang
katanya sudah tidak diperbolehkan untuk mengikuti eskul untuk persiapan
UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih tepatnya disarankan untuk pensi
gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal
yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu pembimbingnya sekaligus guru agama ku
di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun 3 mereka hebat banget
menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah langsung di tegur dan
lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang hapalan,cara menjadi
penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan lain-lain(perasaan kata ini keluar
terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).
Ada
hal yang unik dari sekolahku,mulai dari bangunan,jalan hingga kisah-kisah
mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku ini tepat berada di dalam sebuah
gang,disamping gang ada kantor polisi,di seberang gang ada puskesmas,didekatnya
lagi ada makam dan ga jauh dari bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di
depan gang juga ada pangkalan angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang
pulang.Terdapat juga kisah mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di
ceritain.Oke jadi aku ambil cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2
wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya
menyengat tapi ga ad cerita aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang
sengaja dikunci yang katanya disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci
deh dan katanya aura nya bikin merinding huh.
aku bingung mau
ngomongin apa nih.Oh aku mau cerita soal kisah Di kompleks perusahaan tempat
tinggalku dulu aja ya.Ceritanya lumayan horor sih menurut gua karena yang bisa
gua kenang disana cuman mimpi buruk,cerita tetangga liat pocong dll.Ya mungkin
karena disana hutan dan rumah besebrangan.Bingung gua mau mulai dari
mana,awalnya sih gua sering banget mimpi buruk waktu tinggal disana.Mulai dari
dikejar kunti,di jumpscare pocong sampai nemuin genderuwo.Orang tuaku khsusnya
ibu paling sering kedapatan ngelihat setan.Aku juga ga tau apakah emang setan
itu suka ganggu ibu gua atau ibu emang memiliki indra keenam.Ada beberapa
kejadian yang menurut gua itu ga akan hilang di pikiran gua.Pertama,waktu itu
gua pernah ngalamin mimpi buruk yang sangat gue takutin hingga saat ini,saking
takutnya gua waktu itu gua sempat demam tinggi.Anehnya waktu malam itu ayahku
terkejut mendengar suara anak kecil yang sedang main di luar.Lebih terkejutnya
lagi yang ayahku liat diluar itu adalah aku yang sedang bermain kelereng
sendiri namun seakan-akan ada orang yang bermain denganku pada malam itu.Ayahku
pun heran padahal waktu itu pintu rumah terkunci rapat.Ayahku langsung menuju
ke kamar,dan aku masih tertidur di kamar.Melihat hal ghoib itu besoknya aku dan
ayahku pergi ke tempat orang pintar(dukun).Karena waktu itu ilmu agama orang
tua ku belum kuat dan sulit sekali mencari peruqyah pada saat itu jadi mereka
masih mempercayai hal tersebut.Pada saat diriku diterawang,kata dukun itu ada
sekelompok makhluk ghoib yang terlihat pada waktu itu.Katanya waktu kejadian
aku bermain di luar itu adalah sesosok tuyul dan orang yang ada di sampingnya
merupakan penunggu di kompleks itu.Sangat besar dan biasanya disebut genderuwo.
Kejadian horor
berikutnya dialami oleh bibi ku yang sudah sejak lama diganggu makhluk
halus.Waktu itu bibiku datang ke rumah untuk membahas soal gaib sekaligus minta
tolong kepada ayahku(dulu ayahku pernah sedikit belajar di dunia
perdukunan).Setelah berbincang banyak hal,bibi ku tiba-tiba dirasuki jin.Aku
yang waktu itu dengan kakakku yang sedang asyik menonton tv langsung dan
berlari ke arah dapur setelah mendengar suara entah itu tangisan atau tertawa
pokoknya suara itu bergema sampai ujung kompleks.Bahkan anak kecil yang tadi
nya bermain di ujung komplek itu ketakutan dan ada yang menangis.Setelah
sekitar 1 jam-an.Ayahku yang sendirian mennghadapi bibiku yang sedang kerasukan
itu(setahuku ayahku membaca doa-doa pengusir setan dan menyemburkan air yang
sudah di bacakan),namun hal itu tak kunjung selesai.Kemudian ayahku
memerintahkan paman dan abang ku untuk memanggil dukun.Tak lama kemudian dukun
tersebut datang dan lansung mengambil alih serta menenangkan suasana di
kompleks yang sudah tau akan hal itu.
Dari sekian banyak
hal-hal horor yang aku alamin cuman 2 kejadian itu yang sangat membekas di
pikiran ku itu.Setelah pindah rumah,aku dan keluargaku sudah jarang mendengar
hal-hal gaib kecuali pada awal-awal pindah itu saja karena rumah yang di beli
orang tua ku dengan harga sangat murah dulu juga dikenal sebagai rumah yang
cukup terkenal angker dikalangan masyarakat setempat.
Lanjut tentang
rumahku yang dulunya angker.Sebelumnya aku tinggal di kompleks perusahaan
tempat ayahku dulu bekerja.Karena sudah hampir pensiun,orang tuaku mencari
rumah baru yang murah dan letaknya tidak jauh dari perusahaan sebab ayahku
masih bisa bekerja hingga 4 tahun ke depan.Alhamdulillah dapat juga rumah yang
diharapkan orang tuaku.Rumah itu terletak di jln Adisucipto gg Nur.Harga rumah
tersebut sempat membuat orang tuaku tercengang karena rumah itu memiliki
halaman yang mampu menampung 2 mobil dan 2 motor.Bukan hanya itu saja,terdapat
3 lantai dan bagian luar serta dapurnya sudah disemen.Harganya cuman 35
juta,waw kata orang tuaku.
Dulu aku memiliki
seorang nenek(orang tua ibuku).Aku tidak memiliki banyak kenangan dengannya
karena beliau telah menghembuskan nafas terakhir waktu aku masih menginjak
kelas 2 Sekolah Dasar.Sebenarnya bisa saja aku tahu sifat nenek itu seperti apa
karena anak-anak beliau yang berjumlah 7 itu termasuk ibu ku yang merupakan
anak pertama dan paling tahu sifat nenek itu seperti apa.Alasan utama aku tidak
memiliki kenangan dengannya karena waktu aku dilahirkan hingga sudah
bersekolah,nenek ku sakit dan terus dipandu oleh keluarga karena sudah tidak
bisa menjalani hidup dengan normal(stroke).
Pada saat beliau
meninggal,seluruh keluargaku baik anak-anaknya hingga cucunya sendiri kecuali
aku menangis rintih seperti kehilangan suatu sosok yang paling berharga.Aku
waktu itu tidak tahu seperti apa nenekku itu,mungkinkah beliau sangat baik dan
berjasa sama keluarga ku atau ada sifat yang membuatku penasaran. Aku mencoba
bertanya kepada ibu ku seperti apa nenek waktu dulu.Setelah aku ibu ku
mengisahkan tentang masa lalu nenek, saat itulah aku yang sudah beranjak di
kelas 3 smp itu mengeluarkan air mata.Andai saja aku lebih tau sifat nenek
waktu itu aku pasti sudah menjerit karena hebatnya beliau.
“nenekmu itu dulu menurot emak udah
cantek,ramah,sayang same anak. Datok dulu tuh paling tegas same anak e lebeh
dari sekedar garang.adek adek mamak dulu tu sering kenak marah,tapi mamak yang
paling sering soalnye mamak anak yang pertame jadi haros kuat.Mamak tu kesal
gak kenak marah teros tapi kesal mamak tu lah yang ilang karne nenek kau. Nenek
tu paling ndak bise liat anaknye kenak marah.Tiap mamak kenak marah nenek
langsung peluk,buatkan makanan kesukaan mamak same yang selalu merhatikan mamak
ketike datok kau udah kelewatan batas.Waktu mamak mau nikah dulu ngan bapak
kau,neneklah yang paling sibok dan paling semangat waktu itu.Yang paling mamak
suke dari sifat nenek tu pas waktu mamak begadoh ngan bapak kau mamak waktu itu
sempat pulang ke rumah nenek biase lah curhat.Tapi nenek kau langsong bilang ke
emak jangan pernah nak ceritekan atau bawak-bawak masalah rumah tangga ke
nenek, nenek tak maok ikot campor karne malah tambah kerok nanti masalah
e.Nenek kau langsung bilang nanti emak doekan yang terbaek untuk rumah tangga
kau,kau pon janganlah ngeloh teros,bukan sakinah ma wadah warohmah la kalau kau
ngeloh ke emak teros,islam tak ngajarkan kayak gitu,banyak je bedoe biar
masalahnye cepat sesai,cayak yak sme emak.”
Setelah itu aku tahu bahwa nenekku itu
memang orang tua yang terbaik untuk anak-anaknya.Beliau mampu bertahan dan
membuat anak-anaknya sangat menyayanginya dan mereka semua sukses
berkatnya.Selalu tersenyum bahkan saat beliau wafat pun aku melihat senyuman
yang membuatku menangis saat aku mengingatnya.
Sebenarnya aku juga tidak memiliki
kenangan dengan nenek dari ayahku bahkan tidak pernah aku melihat wajah nenekku
karena sudah meninggal sejak ayahku dulu dilahirkan.Padahal aku ingin sekali
tahu seperti apa nenek dari ayahku dulu.Seperti apa beliau,apakah sehebat ibu
dari ibuku atau bahkan lebih menarik lagi.Ntah kenapa aku ingin sekali melihat
masa lalu mereka,mungkin karena aku suka dengan yang namanya kenangan yang
mengisi diary ku ini.