Assalamu'alaikum , halo teman-teman seperti biasanya saya akan menceritakan pengalaman waktu di kuliah khususnya di semester 3 ini, IAIN pontianak pastianya .
Pusing,pusing
banget rasanya karena mata kuliah ini membuat otak harus terus berfikir dan
bekerja dengan baik.Siapa lagi kalau bukan filsafat Ilmu.Yah mata kuliah ini
tugasnya sih sederhana dan tidak banyak tingkah.Namun hal yang membuat
pelajaran ini susah karena 2 hal menurutku.
Pertama,aku
memang belum pernah mempelajari mata kuliah ini selama aku bersekolah.Bukan
karena aku malas tapi memang pelajaran seperti ini tidak cocok untuk anak-anak
sekolah alias pelajaran berat.
Kedua,sesuai
dengan definisinya yaitu ilmu yang membuat seseorang terus bertanya dan sebuah
pertanyaan akan menghasilkan sebuah jawaban yang kemudian jawaban tersebut
dipertanyakan lagi.Hal inilah yang membuatku bertanya-tanya kenapa kuliah
sesulit ini hahahaha.
Yah selain itu juga banyak
sekali materi-materi yang tidak bisa dipahami secara langsung karena terdapat
istilah asing yang perlu dijelaskan secara etimologi dan terminologinya.Tapi
hal yang kusuka yaitu dosennya yang tidak terlalu ribet dalam memberikan tugas
karena beliau juga memberikan beberapa langkah berupa materi yang beliau
sajikan sehingga kami yang diampunya dapat sedikit memahami materi dan tugas
yang diberikan.
Ilmu yang aku ingat sampai
sekarang adalah tentang 3 cabang filsafat yaitu Ontologi,Epistemologi,dan
aksiologi.
Ontologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang
keberadaan sesuatu.Tujuannya yaitu agar kita mampu/sadar tentang realita yang
terjadi dan bagaimana penampakannya.
Epistemologi
adalah bahasan-bahasan tentang pengetahuan.Terdapat 2 bahasan dalam
epistemologi yaitu rasionalisme dan empirisme.
Aksiologi juga merupakan bahasan yang membahas
permasalahan nilai.Terbagi menjadi dua bahasan yaitu etika dan estetika.
Hanya ketiga cabang itu yang aku ingat dari sekian banyak
pembahasan-pembahasan mengenai filsafat ilmu.Jujur,untuk mata kuliah ini aku
harus benar-benar berfikir keras karena pemahamannya tinggi sekali.
Waktu
kecil aku mempunyai sebuah buku yang berisikan kisah nabi dan rasul.Awalnya aku
tidak tertarik karena aku masih belum mengerti,yah karena aku masih berusia 8
tahun saat itu.Setelah aku beranjak ke smp,aku mendengar ceramah dari beberapa
guruku dan juga ustad yang biasanya mengisi tausiyah di tempat
tinggalku.Setelah aku mendengar tentang petualangan dakwah dan rintangan berat
para nabi dan rasul di zaman dahulu,aku mulai membaca buku yang orang tuaku
belikan untukku.
Wah
menarik sekali dan tanpa sadar setiap ke sekolah aku selalu membawa buku itu
dan membacanya ketika jam istirahat atau ketika jam tersebut nganggur alias
tidak ada guru yang sedang mengajar.Kisah yang paling melekat dan menurutku
sangat sulit untuk mengamalkannya adalah sabarnya Nabi Ayyub as dan mulianya
akhlak baginda nabi Muhammad saw.Dari kedua kisah itu aku sadar bahwa Allah
benar-benar memberikan mukjizat kepada hambanya yang mampu menjalankan sebuah
kewajiban yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa seperti diriku ini.
Nabi
Ayyub adalah kisah yang sangat membuatku takjub.Bagaimana tidak,seorang yang
dulunya sangat kaya bahkan dermawan di beri ujian yang sangat berat dari Allah
sebagai permintaan dari syaitan yang ingin memastikan bahwa Nabi Ayyub bisa
saja melalaikan perintah tuhannya dan berpaling darinya jika diberikan
kemiskinan dan kehilangan harta berharga miliknya.Allah juga ingin memberitahukan
kepada kaum jin dan syaitan tersebut bagaimana ketaatan seorang nabi Ayyub as.
Pertama,semua
harta milik Ayyub lenyap meliputi sapi-sapinya yang tiba-tiba mati dan hartanya
yang menghilang entah kemana.Seketika itupun nabi Ayyub menjadi miskin,namun
benar kata Allah bahwasanya Ayyub tidak sedikitpun berpaling dari Allah dan
tetap berdzikir dan meminta ampunan kepada-Nya.Kemudian cobaan berat berikutnya
adalah seluruh anggota keluarga Ayyub terutama semua anaknya mati di suatu
tempat karena tertimpa sesuatu.Setelah itu beliau menderita penyakit yang tidak
bisa disembuhkan serta seluruh badan beliau mengeluarkan nanah dan belatung
seperti ingin melahap seluruh tubuh nabi Ayyub tersebut.
Namun para jin dan syetan terkejut melihat nabi Ayyub
yang tak henti-hentinya menyebut nama Allah dan terus memohon ampun kepada-Nya.
Beliau tidak goyah sedikit pun dan itu yang membuatku berfikir jika ada seorang
manusia yang paling sabar setelah Suri tauladan umat Muslim yaitu baginda Nabi
saw ,maka aku menjadikan beliau orang setelahnya.Sungguh kisah yang haru dan
memberikan sebuah teladan yang tidak akan terlupakan.
Covid-19 merupakan istilah yang paling membuatku muak
saat ini.Sudah lebih dari satu tahun pandemi ini masih mendominasi segala
ruang.Pembelajaran pun saat ini masih menggunakan sistem online.Walaupun
sejujurnya aku suka dengan sistem daring ini,tetap saja rasanya hal ini dapat
mengurangi kecerdasan seseorang karena memang seorang pelajar seperti kami
tidak semuanya pandai untuk mengerti suatu materi secara otodidak.
Banyak mata kuliah yang sampai saat ini masih belum ku
mengerti karena memang butuh bimbingan materi dari dosennya.Selain itu juga aku
harus mencari uang untuk membeli kouta agar bisa mengikuti perkuliahan.
Aku punya seorang teman,dia mengeluhkan banyak sekali hal
yang memberikan efek buruk dari sistem ini.Aku bahkan bisa menilainya secara
langsung dengan melihat perkembangan adik sepupu ku. Adik ku yang saat masih
kelas 4 SD lebih malas mengerjakan tugas dan suka bergantung kepada Ibunya
sendiri.Padahal bibiku sangatlah sibuk mengurus pekerjaannya dan juga pamanku
waktu itu sedang merantau untuk mencari nafkah.Terkadang aku ingin membantu
adik sepupuku itu agar menyelesaikan tugas nya dengan baik namun tetap saja aku
bukanlah sesosok guru dan pastinya hp lebih digunakan untuk bermain gim
dibandingkan belajar.
Hal selanjutnya adalah banyak dari kami yang lebih sering
menatap gadget dibandingkan belajar secara normal. Sekolah daring ini
mengharuskan aku dan teman-temanku untuk sering menggunakan media daring.
Padahal yang kutahu dari penjelasan-penjelasan dokter bahwa penggunaan gadget
yang berlebihan dapat merusak mata dan tentunya kecanduan hal tersebut menjadi
sangat lazim.
Dampak berikutnya adalah rasa cemas dan stres yang
dirasakan olehku dan teman-temanku bahkan diantara mereka ada yang berhenti
karena tidak sanggup.Hal ini pasti rentan terjadi karena dosen maupun guru
pasti mengira dengan kami yang belajar di rumah,santai dan bisa mengerjakannya
kapan pun,mereka seasyiknya memberikan tugas yang lebih banyak dan melebihi
kemampuanku.
Walaupun dengan belajar daring ini aku tidak perlu
repot-repot pergi ke kampus namun aku sangat ingin hal ini segera kembali
normal seperti biasanya.
Aku
memiliki pengalaman yang seru dengan teman-temanku khususnya teman semasa
Aliyah.Sampai saat ini pertemanan itu tetap terjalin dan tidak berubah sama
sekali dari watak dan kebiasaan mereka.Kami memiliki kenangan yang tentunya
tidak luput dari ingatanku.Saat pemilihan ketua kelas kami yang baru di kelas
terakhir alias semester 5 dan 6.Aku secara paksa ditunjuk menjadi ketua
kelas.Aku begitu terkejut mengapa dari sekian banyak teman kelas ku yang lebih
layak dan bertanggung jawab malah kalah jauh suaranya dibandingkan denganku.
Rupanya
teman-teman dekatku sudah merencanakan hal tersebut.Mereka serentak untuk
memilihku bukan karena cocok ataupun sanggup.Namun karena mereka merasa bisa
berbuat bebas ketika aku menjadi ketua kelas.Aku sih bodoh amat sama alasan
mereka tapi kenapa harus aku gitu.Apakah karena aku orangnya suka diberi
perintah dan gercep kalau guru yang nyuruh.
Aku
sudah melayangkan sikap protes ku kepada wali kelas namun lagi-lagi tetap saja
satu kelas pun setuju jika aku yang menjadi ketua.Aku tidak bisa bilang ini
pengalaman yang buruk tapi aku juga tidak yakin jika ini pengalaman yang baik
buatku.Yah ujung-ujungnya tetap menjadi kenangan yang bisa kuingat sampai saat
ini.
Hal
yang paling aku tidak sukai saat menjabat di posisi ini adalah aku menjadi
perwakilan kelas untuk event yang ada di sekolahku dan itu sangat
merepotkan.Setelah ngantuk dengar rapat,aku dan wakilku disuruh menyampaikannya
kepada teman-teman di kelas.Yah masih banyak lagi hal yang merepotkan tapi
semua itu terasa lucu jika di ingat-ingat.
Hari
pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier
dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti
rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit
walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya
khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang
menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang
namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya
masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada
saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai
sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah
saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah
saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.
Pada
waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi
solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu
rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah
solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji
bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi
tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh
sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan
tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang
dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena
sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah
angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul
pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan
persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah
resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu
bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri
sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh
jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA
aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.
Di
hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku
itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas
A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada
temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem
kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka
merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi
bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman
baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena
tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit
sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak
dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak
dari mereka yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya
Pontianak-Kubu Raya.
cukup
menyenangkan sih minggu kedua ini.Aku merasa minggu ini lebih ringan daripada
minggu sebelumnya.Mungkin karena tugas yang sebagian sudah selesai ataupun
sudah mulai sedikit terbiasa dengan tugas yang dihadapi.Di minggu-minggu
sebelumnya aku bertemu dengan matkul yang biasa-biasa saja sampai yang sedikit
luar biasa.Ya aku menilai tingkat ke luarbiasa-an ini lewat tugas nya sih.Akan
tetapi,semua hal itu justru merubah sedikit kebiasaan dalam hidupku.Aku yang
biasanya sangat jengkel dengan adanya tugas jangankan tugas yang berat,tugas yang cuma mencatat pun
waktu aku SMA dulu rasanya tidak suka banget.Sekarang rasanya sedikit beda,yah
beda gitu lah rasanya.Kalau ada tugas langsung cepat hidupin laptop,buka
word,hidupin thetring.Seneng sih punya kebiasaan baru yang buat orang tua gak
ngomel-ngomel,yah karena aku paling sering di marah sebab ketahuan maen hp
kelamaan.Sekarang malahan lebih sering megang laptop dibandigin hp.
Oke
aku lanjut lagi soal matkul di minggu kedua.Rasanya sih hampir sama,persiapan sama,tugas
nya sama,cuman karena tadi ya,sudah sedikit terbiasa jadi ya sedikit enjoy dan
santailah ngerjain nya.Mulai dari BI,DKK sampe pancasila sih udah tidak terlalu
tegang seperti minggu lalu.Yang menambah seru pada munggu ini adalah adanya
hari libur,hampir seminggu liburnya,pikiran aku langsung wah bisa ngumpul
nih,ke rumah teman,jalan-jalan,jaga toko.Eh taunya tetep aja di kasi tugas sama
dosen.Bahkan tetap ada yang pake Gmeet lagi matkulnya.Kalo cuman dikasi tugas
sih masih enak lah,tapi mau gimana lagi,ikutin aja apa kata dosen.Aku yakin
walaupun mereka ngasi tugas numpuk mereka tetap ingin kita sebagai Mahasiswa yang
terbaik karena orang yang sukses itu adalah mereka yang merasakan perjuangan
yang berat.Contohnya banyak teman-temanku dan saudaraku yang sukses setelah
diperbudak oleh para dosen,bukan bermaksud bahwa dosen itu koloni,tapi aku
menganggapnya seperti Malaysia dan Singapura yang dijajah oleh bangsa Inggris
yang bukan meninggalkan duka namun kejayaan.
Setelah
cerita tadi aku jadi teringat sesuatu yang kelam. Jadi aku ingin melanjutkan
ceritaku namun bukan soal gang tapi soal rumahku yang sangat angker di kalangan
masyarakat desa limbung waktu itu.Waktu pertama aku datang(waktu itu belum
resmi tinggal karena barang masih banyak di perumahan lama),rumah itu masih
penuh dengan sarang laba-laba,suasananya sedikit suram dan tidak ada lampu
penerang karena pemilik rumah yang lama sudah mencabut segala fasilitas yang
ada di rumah itu.Lalu orang tua ku membersihkan rumah itu serta tidak lupa juga
memasang lampu,namun saat itu hanya bisa memasang satu lampu karena waktu juga
sudah larut malam.Banyak kejadian yang terjadi baik sesudah aku dan keluargaku
tinggal maupun pada saat rumah itu kosong selama beberapa tahun.Kejadian saat
malam itu belum aku lupakan sampai saat ini.Waktu itu abang dan kakak ku masih
tinggal di perumahan lama kami.Cuma aku,ayah dan ibuku yang ada di rumah
itu.Waktu sudah menunjukan jam 9,satu jam lagi aku dan orang tuaku pulang ke
perumahan.Pada saat itu ada tetangga di gang dekat rumah yang ingin berkenalan
sekaligus menyuruh ayahku untuk berdiskusi.Ayahku pergi kesana sedangkan ibuku
dan masih tetap di rumah baru ku itu.Aku ketakutan berada di rumah itu sebab
cuman punya satu penerang(warna lampunya oranye lagi ).
Yah
walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14
minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali
pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen
pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi
usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama
minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah
gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar
di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai
panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis
Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang
zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti
malam.
Dan malam pun tiba.Acara tersebut mulai setelah ba’da
Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara dimulai,gua dan teman hadrah
mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil menunggu jama’ah dan Ustad
datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami lansung berdiri untuk
melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua sebagai pembawa acara
memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih sangat
terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah selesai dan
Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam itu,gua,teman-teman,dan para
panitia lainnya membersihkan semua sampah yang berserakan dan menata kondisi
surau kembali seperti sediakala.Setelah selesai,gua menghadap kepada ustad
selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah selesai semua dan
gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal kuliah gua dimulai jam
7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin semuanya mulai dari laptop dan
hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya kadang suka banget sarapan
pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya gua itu seperti mau muntah
atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi itu rasanya lapar
banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena sarapan diwaktu pagi
itu bagus untuk kesehatan.
Oh ya,gua lupa ngasih tau.Pas malam setelah acara maulid
itu selesai,majelis mau mengadakan miladnya yang ke-3.Jadi setelah kuliah pada
hari rabu gua langsung pergi rapat dan ditunjuk lagi sebagai MC(ah
malas,padahal banyak yang lebih bagus daripada gua gitu dalam hati wkwkwk).Yah
okelah gua pun ditunjuk ama ustad dan beliau ingin gua semakin berkembang biar
tidak ada lagi insiden demam panggung yang gua rasain(wah seketika gua
semangat).Dalam rapat yang dibilang mendadak itu,gua dan para semua anggota
majelis intropeksi diri karena acara tersebut sebentar lagi diadakan yang mengundang
sekitar 100+ orang(bahkan lebih banyak dari acara maulid di surau).Padahal
acara disurau sudah direncanain sebulan sebelumnya,akan tetapi acara yang lebih
banyak ini malah seminggu sebelum puncak dan masih belum lengkap(lebih parahnya
tidak ada proposal)jadinya kami satu majelis kerja keras dan menyiapkan
seadanya karena kurangnya dana untuk menyiapkan acara tersebut.
Kali
ini aku inginnya sih lanjutin cerita soal rumahku yang angker itu.Namun sedikit
ini aku ingin membahas soal keseharian ku yang sedikit hampa wkwkwkw.Yah
seperti biasa gak ada perubahan padahal diri ini ingin sekali berubah.Pensi
main game,malas ngerjain tugas(lebih suka menunda-nunda),berbakti sama ortu dan
lain lain.Rasa nya sulit banget ninngalin hal-hal begituan.
Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk pesantren.Yah
karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang penceramah,ustad,Syekh dan
lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat mondok.Tapi karena aku nya yang
tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu emang lagi menipis jadi aku masuk
smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat dengan rumah.Aku dulu itu pergi
kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake motor kalau orang tua ama kakak
lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah aku sedikit mengetahui apa itu
nakal yang sesungguhnya.
Yah di SD kan aku cuman tau main,belajar dan yah panjang
lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena waktu itu emang aku lagi
rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang sekarang wkwkwk.Eskul yang
aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang ketiga pramuka dan
yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari jepang).Dari keempat eskul itu
pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin kalau menurut aku ya,soalnya
mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak semeriah di sekolah lain atau
emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung sih.Selanjutnya sih kalau yang
paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya setahun lebih tapi pengalaman dan
kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku suka walaupun kempo tetap number 1
bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan eskul yang paling lama yang aku ikutin
yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang katanya sudah tidak diperbolehkan untuk
mengikuti eskul untuk persiapan UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih
tepatnya disarankan untuk pensi gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku
Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu
pembimbingnya sekaligus guru agama ku di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun
3 mereka hebat banget menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah
langsung di tegur dan lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang
hapalan,cara menjadi penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan
lain-lain(perasaan kata ini keluar terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).
Ada hal yang unik dari sekolahku,mulai dari
bangunan,jalan hingga kisah-kisah mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku
ini tepat berada di dalam sebuah gang,disamping gang ada kantor polisi,di
seberang gang ada puskesmas,didekatnya lagi ada makam dan ga jauh dari
bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di depan gang juga ada pangkalan
angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang pulang.Terdapat juga kisah
mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di ceritain.Oke jadi aku ambil
cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2 wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc
laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya menyengat tapi ga ad cerita
aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang sengaja dikunci yang katanya
disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci deh dan katanya aura nya
bikin merinding huh.