Minggu, 13 Maret 2022

PENGALAMAN DI SEMESTER 3

 Assalamu'alaikum , halo teman-teman seperti biasanya saya akan menceritakan pengalaman waktu di kuliah khususnya di semester 3 ini, IAIN pontianak pastianya .


Pusing,pusing banget rasanya karena mata kuliah ini membuat otak harus terus berfikir dan bekerja dengan baik.Siapa lagi kalau bukan filsafat Ilmu.Yah mata kuliah ini tugasnya sih sederhana dan tidak banyak tingkah.Namun hal yang membuat pelajaran ini susah karena 2 hal menurutku.

Pertama,aku memang belum pernah mempelajari mata kuliah ini selama aku bersekolah.Bukan karena aku malas tapi memang pelajaran seperti ini tidak cocok untuk anak-anak sekolah alias pelajaran berat.

Kedua,sesuai dengan definisinya yaitu ilmu yang membuat seseorang terus bertanya dan sebuah pertanyaan akan menghasilkan sebuah jawaban yang kemudian jawaban tersebut dipertanyakan lagi.Hal inilah yang membuatku bertanya-tanya kenapa kuliah sesulit ini hahahaha.

Yah selain itu juga banyak sekali materi-materi yang tidak bisa dipahami secara langsung karena terdapat istilah asing yang perlu dijelaskan secara etimologi dan terminologinya.Tapi hal yang kusuka yaitu dosennya yang tidak terlalu ribet dalam memberikan tugas karena beliau juga memberikan beberapa langkah berupa materi yang beliau sajikan sehingga kami yang diampunya dapat sedikit memahami materi dan tugas yang diberikan.

Ilmu yang aku ingat sampai sekarang adalah tentang 3 cabang filsafat yaitu Ontologi,Epistemologi,dan aksiologi.

            Ontologi adalah cabang filsafat yang membahas tentang keberadaan sesuatu.Tujuannya yaitu agar kita mampu/sadar tentang realita yang terjadi dan bagaimana penampakannya.

Epistemologi adalah bahasan-bahasan tentang pengetahuan.Terdapat 2 bahasan dalam epistemologi yaitu rasionalisme dan empirisme.

            Aksiologi juga merupakan bahasan yang membahas permasalahan nilai.Terbagi menjadi dua bahasan yaitu etika dan estetika.

            Hanya ketiga cabang itu yang aku ingat dari sekian banyak pembahasan-pembahasan mengenai filsafat ilmu.Jujur,untuk mata kuliah ini aku harus benar-benar berfikir keras karena pemahamannya tinggi sekali.

 

Waktu kecil aku mempunyai sebuah buku yang berisikan kisah nabi dan rasul.Awalnya aku tidak tertarik karena aku masih belum mengerti,yah karena aku masih berusia 8 tahun saat itu.Setelah aku beranjak ke smp,aku mendengar ceramah dari beberapa guruku dan juga ustad yang biasanya mengisi tausiyah di tempat tinggalku.Setelah aku mendengar tentang petualangan dakwah dan rintangan berat para nabi dan rasul di zaman dahulu,aku mulai membaca buku yang orang tuaku belikan untukku.

Wah menarik sekali dan tanpa sadar setiap ke sekolah aku selalu membawa buku itu dan membacanya ketika jam istirahat atau ketika jam tersebut nganggur alias tidak ada guru yang sedang mengajar.Kisah yang paling melekat dan menurutku sangat sulit untuk mengamalkannya adalah sabarnya Nabi Ayyub as dan mulianya akhlak baginda nabi Muhammad saw.Dari kedua kisah itu aku sadar bahwa Allah benar-benar memberikan mukjizat kepada hambanya yang mampu menjalankan sebuah kewajiban yang tidak bisa dilakukan oleh manusia biasa seperti diriku ini.

Nabi Ayyub adalah kisah yang sangat membuatku takjub.Bagaimana tidak,seorang yang dulunya sangat kaya bahkan dermawan di beri ujian yang sangat berat dari Allah sebagai permintaan dari syaitan yang ingin memastikan bahwa Nabi Ayyub bisa saja melalaikan perintah tuhannya dan berpaling darinya jika diberikan kemiskinan dan kehilangan harta berharga miliknya.Allah juga ingin memberitahukan kepada kaum jin dan syaitan tersebut bagaimana ketaatan seorang nabi Ayyub as.

Pertama,semua harta milik Ayyub lenyap meliputi sapi-sapinya yang tiba-tiba mati dan hartanya yang menghilang entah kemana.Seketika itupun nabi Ayyub menjadi miskin,namun benar kata Allah bahwasanya Ayyub tidak sedikitpun berpaling dari Allah dan tetap berdzikir dan meminta ampunan kepada-Nya.Kemudian cobaan berat berikutnya adalah seluruh anggota keluarga Ayyub terutama semua anaknya mati di suatu tempat karena tertimpa sesuatu.Setelah itu beliau menderita penyakit yang tidak bisa disembuhkan serta seluruh badan beliau mengeluarkan nanah dan belatung seperti ingin melahap seluruh tubuh nabi Ayyub tersebut.

            Namun para jin dan syetan terkejut melihat nabi Ayyub yang tak henti-hentinya menyebut nama Allah dan terus memohon ampun kepada-Nya. Beliau tidak goyah sedikit pun dan itu yang membuatku berfikir jika ada seorang manusia yang paling sabar setelah Suri tauladan umat Muslim yaitu baginda Nabi saw ,maka aku menjadikan beliau orang setelahnya.Sungguh kisah yang haru dan memberikan sebuah teladan yang tidak akan terlupakan.

 

            Covid-19 merupakan istilah yang paling membuatku muak saat ini.Sudah lebih dari satu tahun pandemi ini masih mendominasi segala ruang.Pembelajaran pun saat ini masih menggunakan sistem online.Walaupun sejujurnya aku suka dengan sistem daring ini,tetap saja rasanya hal ini dapat mengurangi kecerdasan seseorang karena memang seorang pelajar seperti kami tidak semuanya pandai untuk mengerti suatu materi secara otodidak.

            Banyak mata kuliah yang sampai saat ini masih belum ku mengerti karena memang butuh bimbingan materi dari dosennya.Selain itu juga aku harus mencari uang untuk membeli kouta agar bisa mengikuti perkuliahan.

            Aku punya seorang teman,dia mengeluhkan banyak sekali hal yang memberikan efek buruk dari sistem ini.Aku bahkan bisa menilainya secara langsung dengan melihat perkembangan adik sepupu ku. Adik ku yang saat masih kelas 4 SD lebih malas mengerjakan tugas dan suka bergantung kepada Ibunya sendiri.Padahal bibiku sangatlah sibuk mengurus pekerjaannya dan juga pamanku waktu itu sedang merantau untuk mencari nafkah.Terkadang aku ingin membantu adik sepupuku itu agar menyelesaikan tugas nya dengan baik namun tetap saja aku bukanlah sesosok guru dan pastinya hp lebih digunakan untuk bermain gim dibandingkan belajar.

            Hal selanjutnya adalah banyak dari kami yang lebih sering menatap gadget dibandingkan belajar secara normal. Sekolah daring ini mengharuskan aku dan teman-temanku untuk sering menggunakan media daring. Padahal yang kutahu dari penjelasan-penjelasan dokter bahwa penggunaan gadget yang berlebihan dapat merusak mata dan tentunya kecanduan hal tersebut menjadi sangat lazim.

            Dampak berikutnya adalah rasa cemas dan stres yang dirasakan olehku dan teman-temanku bahkan diantara mereka ada yang berhenti karena tidak sanggup.Hal ini pasti rentan terjadi karena dosen maupun guru pasti mengira dengan kami yang belajar di rumah,santai dan bisa mengerjakannya kapan pun,mereka seasyiknya memberikan tugas yang lebih banyak dan melebihi kemampuanku.

            Walaupun dengan belajar daring ini aku tidak perlu repot-repot pergi ke kampus namun aku sangat ingin hal ini segera kembali normal seperti biasanya.

 

Aku memiliki pengalaman yang seru dengan teman-temanku khususnya teman semasa Aliyah.Sampai saat ini pertemanan itu tetap terjalin dan tidak berubah sama sekali dari watak dan kebiasaan mereka.Kami memiliki kenangan yang tentunya tidak luput dari ingatanku.Saat pemilihan ketua kelas kami yang baru di kelas terakhir alias semester 5 dan 6.Aku secara paksa ditunjuk menjadi ketua kelas.Aku begitu terkejut mengapa dari sekian banyak teman kelas ku yang lebih layak dan bertanggung jawab malah kalah jauh suaranya dibandingkan denganku.

Rupanya teman-teman dekatku sudah merencanakan hal tersebut.Mereka serentak untuk memilihku bukan karena cocok ataupun sanggup.Namun karena mereka merasa bisa berbuat bebas ketika aku menjadi ketua kelas.Aku sih bodoh amat sama alasan mereka tapi kenapa harus aku gitu.Apakah karena aku orangnya suka diberi perintah dan gercep kalau guru yang nyuruh.

Aku sudah melayangkan sikap protes ku kepada wali kelas namun lagi-lagi tetap saja satu kelas pun setuju jika aku yang menjadi ketua.Aku tidak bisa bilang ini pengalaman yang buruk tapi aku juga tidak yakin jika ini pengalaman yang baik buatku.Yah ujung-ujungnya tetap menjadi kenangan yang bisa kuingat sampai saat ini.

Hal yang paling aku tidak sukai saat menjabat di posisi ini adalah aku menjadi perwakilan kelas untuk event yang ada di sekolahku dan itu sangat merepotkan.Setelah ngantuk dengar rapat,aku dan wakilku disuruh menyampaikannya kepada teman-teman di kelas.Yah masih banyak lagi hal yang merepotkan tapi semua itu terasa lucu jika di ingat-ingat.

 

Hari pertama tepatnya hari dimana saya memulai kebiaasan yang berpaku pada karier dan masa depan saya.Beberapa kebiasaan yang dulu saya selalu lakukan seperti rebahan,main game dan berdagang kecil-kecilan sudah harus saya kurangi sedikit walaupun rasanya lumayan susah.Hal yang saya takutkan atau yang saya khawatirkan bukanlah takut kalau bertemu dengan dosen ataupun tugas yang menumpuk karena memang kalau sudah kuliah pasti tidak akan lari dari yang namanya tugas.Akan tetapi hal yang sampai saat ini saya khawatirkan yaitu saya masih bersikap acuh dan malas terhadap tugas yang diberikan kepada saya.Cukuplah masa SMA saya bersikap seperti itu,untuk itulah saya memulai sedikit menghilangkan kebiasaan yang tidak bermanfaat itu.Di hari pertama lah saya sudah sedikit berifikir bahwa sudah waktunya untuk mengandalkan diri sendiri.Baiklah saat nya untuk menceritakan kisah saya mengahadapi makul sebagai mahasiswa.

Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kalau subuh itu rasanya sedikit jauh,mungkin karena efek masih ngantuk kali ya hahaha.Setelah solat aku dan keluargaku melakukan kegiatan rutin yaitu mengaji bersama-sama.Setelah itu aku mulai membuka gadgetku untuk mencari informasi tentang kabar soal makul pertamaku hari ini.Biasanya tiap hari aku selalu eh sering sih mandi di jam 10-an,makan jam 9 dan sikat gigi sebelum zuhur.Akan tetapi,hari ini semuanya harus dituntaskan sebelum jam 7.Ketika waktu kurang dari 15 menit menuju makul yang pertama,aku sudah berada di lantai 2 rumah karena sinyal di lantai 1 sedikit hancur/jelek.Ketika jarum sudah menunjuk ke arah angka 7 akupun langsung memegang gadget ku dan langsung mengecek apakah makul pertamaku sudah dimulai.Saat dimulai,aku terkejut melihat jadwal tugas dan persiapan UTS dan UAS yang Subhanallah bikin jiwa pemalas ku bergetar.Ya sudah resiko kalo mau harapan terwujud,ibarat pepatah merakit-rakit dahulu bersenang-senang kemudian.Mau tidak mulai harus mengandalkan diri sendiri,pandai memilah waktu biar tidak terlalu stress nantinya.Yah intinya tuh jangan malas dan nunda-nundain tugas sih soalnya menurutku porsi tugas di SMA aja kalau di tunda bisa numpuk apalagi kalo udah kuliah,waduh bisa stress sih.

Di hari pertama itu aku harus sedikit mengenal teman kelas ku.Kalo jujur sih aku itu agak sulit berinteraksi sosial di awal masuk di kampus ini.mulai dari kelas A yang waktu itu aku pillih karena ada teman sekelas ku waktu SMA jadi aku ada temen yang bisa diajak bicara.Namun mungkin pihak kampus merasa kalo sistem kelas yang dipilh oleh maba bukanlah hal yang bagus.Oleh karena itu mereka merombak semuanya,teman-teman ku termasuk aku terpisah di kelas lain.Tapi bagiku itu tidak terlalu buruk karena mungkin ini saatnya aku menemukan teman baru.Alhamdulillah aku mulai sedikit mengenal mereka,sedikit ada tawa karena tingkah mereka yang tidak jauh dari jaman sebelumnya.Yah walaupun masih sedikit sih yang kukenal karena bukan hanya 40 orang sih yang menurutku sangat banyak dan yang paling susah buatku untuk berinterkasi sosial dengan mereka karena banyak dari mereka yang tinggal jauh.Beda sama jaman SMA ku yang domisili nya Pontianak-Kubu Raya.

 

cukup menyenangkan sih minggu kedua ini.Aku merasa minggu ini lebih ringan daripada minggu sebelumnya.Mungkin karena tugas yang sebagian sudah selesai ataupun sudah mulai sedikit terbiasa dengan tugas yang dihadapi.Di minggu-minggu sebelumnya aku bertemu dengan matkul yang biasa-biasa saja sampai yang sedikit luar biasa.Ya aku menilai tingkat ke luarbiasa-an ini lewat tugas nya sih.Akan tetapi,semua hal itu justru merubah sedikit kebiasaan dalam hidupku.Aku yang biasanya sangat jengkel dengan adanya tugas jangankan  tugas yang berat,tugas yang cuma mencatat pun waktu aku SMA dulu rasanya tidak suka banget.Sekarang rasanya sedikit beda,yah beda gitu lah rasanya.Kalau ada tugas langsung cepat hidupin laptop,buka word,hidupin thetring.Seneng sih punya kebiasaan baru yang buat orang tua gak ngomel-ngomel,yah karena aku paling sering di marah sebab ketahuan maen hp kelamaan.Sekarang malahan lebih sering megang laptop dibandigin hp.

Oke aku lanjut lagi soal matkul di minggu kedua.Rasanya sih hampir sama,persiapan sama,tugas nya sama,cuman karena tadi ya,sudah sedikit terbiasa jadi ya sedikit enjoy dan santailah ngerjain nya.Mulai dari BI,DKK sampe pancasila sih udah tidak terlalu tegang seperti minggu lalu.Yang menambah seru pada munggu ini adalah adanya hari libur,hampir seminggu liburnya,pikiran aku langsung wah bisa ngumpul nih,ke rumah teman,jalan-jalan,jaga toko.Eh taunya tetep aja di kasi tugas sama dosen.Bahkan tetap ada yang pake Gmeet lagi matkulnya.Kalo cuman dikasi tugas sih masih enak lah,tapi mau gimana lagi,ikutin aja apa kata dosen.Aku yakin walaupun mereka ngasi tugas numpuk mereka tetap ingin kita sebagai Mahasiswa yang terbaik karena orang yang sukses itu adalah mereka yang merasakan perjuangan yang berat.Contohnya banyak teman-temanku dan saudaraku yang sukses setelah diperbudak oleh para dosen,bukan bermaksud bahwa dosen itu koloni,tapi aku menganggapnya seperti Malaysia dan Singapura yang dijajah oleh bangsa Inggris yang bukan meninggalkan duka namun kejayaan.

            Setelah cerita tadi aku jadi teringat sesuatu yang kelam. Jadi aku ingin melanjutkan ceritaku namun bukan soal gang tapi soal rumahku yang sangat angker di kalangan masyarakat desa limbung waktu itu.Waktu pertama aku datang(waktu itu belum resmi tinggal karena barang masih banyak di perumahan lama),rumah itu masih penuh dengan sarang laba-laba,suasananya sedikit suram dan tidak ada lampu penerang karena pemilik rumah yang lama sudah mencabut segala fasilitas yang ada di rumah itu.Lalu orang tua ku membersihkan rumah itu serta tidak lupa juga memasang lampu,namun saat itu hanya bisa memasang satu lampu karena waktu juga sudah larut malam.Banyak kejadian yang terjadi baik sesudah aku dan keluargaku tinggal maupun pada saat rumah itu kosong selama beberapa tahun.Kejadian saat malam itu belum aku lupakan sampai saat ini.Waktu itu abang dan kakak ku masih tinggal di perumahan lama kami.Cuma aku,ayah dan ibuku yang ada di rumah itu.Waktu sudah menunjukan jam 9,satu jam lagi aku dan orang tuaku pulang ke perumahan.Pada saat itu ada tetangga di gang dekat rumah yang ingin berkenalan sekaligus menyuruh ayahku untuk berdiskusi.Ayahku pergi kesana sedangkan ibuku dan masih tetap di rumah baru ku itu.Aku ketakutan berada di rumah itu sebab cuman punya satu penerang(warna lampunya oranye lagi ).

 

Yah walaupun masih banyak pertemuan-pertemuan dengan dosen,bisa dibilang masih 14 minggu lagi untuk mengakhiri semester ini.Seperti biasa nya gua(sekali-kali pake bahasa gaul) melakukan sedikit demi sedikit apa yang di suruh dosen pengampu.Sama seperti minggu-minggu sebelumnya gua lakuin dengan santai tapi usahakan harus selesai minimal h-2/3.Cuman minggu ini sedikit berbeda ama minggu sebelumnya,dimana gue sebagai remaja surau dan anggota hadrah di daerah gua merayakan kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang setiap tahun pasti digelar di daerah gua.Sebagai remaja surau gua bersama teman-teman ditunjuk sebagai panitia di acara tersebut.Gua dipilih sebagai MC sekaligus vokal Majelis Syubanul Mustafa.H-1 gua gladi bersih di surau dari pagi sampai dekat menjelang zuhur.Setelah itu gua bersama teman hadrah gua latihan untuk persiapan nanti malam.

            Dan malam pun tiba.Acara tersebut mulai setelah ba’da Isya di surau gua.Seperti biasanya sebelum acara dimulai,gua dan teman hadrah mulai tampil menyanyikan lantunan sholawat sambil menunggu jama’ah dan Ustad datang ke acara tersebut.Setelah ustad datang,kami lansung berdiri untuk melakukan mahalul qiyam sampai selesai.Selanjutnya gua sebagai pembawa acara memimpin acara tersebut hingga selesai.Walaupun masih sangat terbata-bata(sedikit gugup) tapi gua senang karena acaranya sudah selesai dan Alhamdulillah berjalan dengan lancar.Di malam itu,gua,teman-teman,dan para panitia lainnya membersihkan semua sampah yang berserakan dan menata kondisi surau kembali seperti sediakala.Setelah selesai,gua menghadap kepada ustad selaku pimpinan majelis sebagai rapat penutup.Alhamdulillah selesai semua dan gua pun bisa pulang dan istirahat karena besoknya jadwal kuliah gua dimulai jam 7 pagi.Keesokan harinya,seperti biasa gua siapin semuanya mulai dari laptop dan hp serta sedikit sarapan ringan.Gua itu orangnya kadang suka banget sarapan pagi yang berat-berat kayak nasi.Namun juga biasanya gua itu seperti mau muntah atau tiba-tiba aja masih kenyang padahal setiap pagi itu rasanya lapar banget.Keluarga gua memang suka sarapan pagi,yah karena sarapan diwaktu pagi itu bagus untuk kesehatan.

            Oh ya,gua lupa ngasih tau.Pas malam setelah acara maulid itu selesai,majelis mau mengadakan miladnya yang ke-3.Jadi setelah kuliah pada hari rabu gua langsung pergi rapat dan ditunjuk lagi sebagai MC(ah malas,padahal banyak yang lebih bagus daripada gua gitu dalam hati wkwkwk).Yah okelah gua pun ditunjuk ama ustad dan beliau ingin gua semakin berkembang biar tidak ada lagi insiden demam panggung yang gua rasain(wah seketika gua semangat).Dalam rapat yang dibilang mendadak itu,gua dan para semua anggota majelis intropeksi diri karena acara tersebut sebentar lagi diadakan yang mengundang sekitar 100+ orang(bahkan lebih banyak dari acara maulid di surau).Padahal acara disurau sudah direncanain sebulan sebelumnya,akan tetapi acara yang lebih banyak ini malah seminggu sebelum puncak dan masih belum lengkap(lebih parahnya tidak ada proposal)jadinya kami satu majelis kerja keras dan menyiapkan seadanya karena kurangnya dana untuk menyiapkan acara tersebut.

 

Kali ini aku inginnya sih lanjutin cerita soal rumahku yang angker itu.Namun sedikit ini aku ingin membahas soal keseharian ku yang sedikit hampa wkwkwkw.Yah seperti biasa gak ada perubahan padahal diri ini ingin sekali berubah.Pensi main game,malas ngerjain tugas(lebih suka menunda-nunda),berbakti sama ortu dan lain lain.Rasa nya sulit banget ninngalin hal-hal begituan.

            Dulu waktu aku lulus SD,ibuku suruh masuk pesantren.Yah karena dulu cita-cata ku ingin menjadi seorang penceramah,ustad,Syekh dan lain-lain.Wajar aja sih ibu sampai maksain buat mondok.Tapi karena aku nya yang tidak mau dan juga ekonomi keluarga saat itu emang lagi menipis jadi aku masuk smp negeri,selain biaya nya irit juga dekat dengan rumah.Aku dulu itu pergi kesekolah pake sepeda,biasanya sih diantar pake motor kalau orang tua ama kakak lagi libur atau ada izin gitu lah.Di SMP ku lah aku sedikit mengetahui apa itu nakal yang sesungguhnya.

            Yah di SD kan aku cuman tau main,belajar dan yah panjang lah.Ada banyak eskul yang aku ikutin karena waktu itu emang aku lagi rajin-rajinnya ikut kegiatan,beda sekali ama yang sekarang wkwkwk.Eskul yang aku ikutin itu yang pertama Rohis,yang kedua hadrah,yang ketiga pramuka dan yang keempat Kempo(bela diri semacam karate dari jepang).Dari keempat eskul itu pramuka merupakan hal yang paling ngebosenin kalau menurut aku ya,soalnya mungkin entah itu dari susunan kegiatan yang tak semeriah di sekolah lain atau emang aku tidak suka aja gitu,masih bingung sih.Selanjutnya sih kalau yang paling aku suka itu kempo,yah walaupun hanya setahun lebih tapi pengalaman dan kenang-kenangannya seru abis.Terus yang aku suka walaupun kempo tetap number 1 bagi aku yaitu Rohis.Eskul ini merupakan eskul yang paling lama yang aku ikutin yah dari kelas 1 ampe kelas 3 yang katanya sudah tidak diperbolehkan untuk mengikuti eskul untuk persiapan UN(sebenarnya sih bukan ga boleh tapi lebih tepatnya disarankan untuk pensi gitu).Namun aku masih ikut karena menurutku Rohis gak banyak nyita waktuku.Hal yang kusuka dari Rohis yang pertama yaitu pembimbingnya sekaligus guru agama ku di sekolah.Mau itu guru kelas 1,2 ataupun 3 mereka hebat banget menurutku.Baik,dermawan ama murid,kalau ada salah langsung di tegur dan lainnya.Dari eskul itu aku banyak belajar tentang hapalan,cara menjadi penasehat agama yang baik,belajar hadrah dan lain-lain(perasaan kata ini keluar terus wkwkwkw biar nambah kata-kata).

            Ada hal yang unik dari sekolahku,mulai dari bangunan,jalan hingga kisah-kisah mistis wkwkwk(ini waktu smp ya).Sekolah ku ini tepat berada di dalam sebuah gang,disamping gang ada kantor polisi,di seberang gang ada puskesmas,didekatnya lagi ada makam dan ga jauh dari bandara,waw terlalu strategis menurut gua.Di depan gang juga ada pangkalan angkot yang setia menunggu kehadiran murid yang pulang.Terdapat juga kisah mistis yang menurutku sangat sangat panjang buat di ceritain.Oke jadi aku ambil cerita yang populer aja.Di dalam sekolah terdapat 2 wc laki2 dan 2 wc pr.Di wc laki-laki alhamdulillah walaupun bau kehidupannya menyengat tapi ga ad cerita aneh gitu.Yang jadi cerita aneh yaitu 1 wc pr yang sengaja dikunci yang katanya disana ada sering ada kasus kerasukan,jadi dikunci deh dan katanya aura nya bikin merinding huh.

 


SEMESTER 5 KU

  Pada waktu azan subuh berkumandang,Ayah ku datang membangunkanku untuk pergi solat.Surau di tempatku lumayan dekat dari rumah walaupun kal...